Gresik Petrokimia Gagal Lanjutkan Tren Positif di Proliga 2018

Kompas.com - 05/02/2018, 11:43 WIB
Tim putri Gresik Petrokimia harus mengakui keunggulan Jakarta Elektrik PLN, dalam laga di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (4/2/2018). KOMPAS.com / HamzahTim putri Gresik Petrokimia harus mengakui keunggulan Jakarta Elektrik PLN, dalam laga di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (4/2/2018).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

GRESIK, KOMPAS.com – Tim putri Gresik Petrokimia gagal melanjutkan tren positif yang didapatkan pada seri III Proliga 2018. Seusai menang atas Bekasi BVN, Gresik Petrokimia justru kalah atas Jakarta Elektrik PLN.

Dalam pertandingan yang dilaksanakan di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (4/2/2018), anak didik Victor Laiyan harus mengakui keunggulan tim putri Jakarta Elektrik PLN dengan skor 2-3 (27-25, 16-25, 27-25, 11-25, dan 14-16).

“Pemain asing kami dari Puerto Rico (Shirley Ferrer) masih kurang stabil, sebab bola yang seharusnya di-smash, malah di-cop. Namun, secara keseluruhan, fisik anak-anak luar biasa, receive juga semakin baik,” tutur pelatih Victor Laiyan selepas pertandingan.

Terlepas dari itu, Victor yang baru ditunjuk menjabat sebagai pelatih kepala jelang seri III Proliga 2018, mengaku gembira dengan perkembangan para pemain pelapis yang dimiliki tim asuhannya, sekalipun mayoritas dihuni para pemain muda.

“Para (pemain) lapis dua juga sudah mulai kelihatan, ada satu-dua yang sudah saya coba. Namun, saya belum berani untuk memaksakan (tampil reguler) karena rata-rata mereka ini kan masih muda,” ucap dia.

Atas evaluasi yang didapatkan, Victor mengatakan bakal lebih mengasah kemampuan anak didiknya jelang menghadapi putaran kedua. Terlebih, ada waktu sekitar tiga minggu, selama jeda turnamen Proliga 2018.

“Untuk pemain asing, saya kira dari China itu paling baik. Selain pintar, pola makan dan adaptasi mereka juga tak susah. Kalau ganti pemain asing lagi kan juga butuh waktu, butuh adaptasi lagi. Makanya kami percaya dengan skuad ini, tinggal perbaiki saja,” ujar Victor.

Sementara itu, asisten pelatih tim putri Jakarta Elektrik PLN Abdul Munib, bersyukur anak didiknya bisa kembali menorehkan kemenangan meski harus didapatkan secara susah-payah. Dia hanya menyoroti kekurangan dalam penampilan anak didiknya saat mengalahkan Gresik Petrokimia.

“Alhamdulillah kami dapat poin lagi, tetapi tadi permainan tim terlihat lihat kurang lepas. Sebenarnya kami ingin menang dengan skor 3-1, tetapi tosser kami ini kan masih muda dan belum banyak pengalaman,” kata Abdul Munib.

Berbekal hasil pengamatan dan evaluasi selama menjalani putaran pertama, Abdul Munib bersama tim pelatih Jakarta Elektrik PLN bakal melakukan serangkaian pembenahan, dengan harapan bisa lebih baik saat melakoni putaran kedua.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X