Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semua Pasangan Ingin Mengalahkan Kevin/Gideon

Kompas.com - 26/01/2018, 23:20 WIB
Tjahjo Sasongko

Penulis

JAKARTA, Kompas.com - Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, memberi wejangan kepada anak didiknya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang baru saja merebut tiket semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2018.

Kevin/Marcus menang dengan pertarungan rubber game melawan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Taiwan), dengan skor 20-22, 21-14, 21-14. Meskipun menang, namun penampilan Kevin/Marcus benar-benar membuat para penonton tegang. Pasalnya, pasangan rangking satu dunia ini menjadi salah satu harapan untuk menggondol gelar juara.

Apalagi melihat kekuatan di atas kertas, Kevin/Marcus yang unggulan pertama, lebih difavoritkan untuk menang ketimbang Chen/Wang yang merupakan unggulan ketujuh. Sorak sorai penonton di Istora tampaknya membakar semangat Kevin/Marcus, setelah kehilangan game pertama, Kevin/Marcus langsung membalas di gim kedua dan ketiga.

“Kalau dari kacamata saya, tempo permainan di gim pertama agak diturunkan sama Kevin/Marcus. Ternyata servis pasangan Taiwan ini juga bagus. Di gim kedua saya katakan, salah satu kuncinya adalah permainan depan, pembukaannya jangan buru-buru, harus sabar,” ungkap Herry yang mendampingi Kevin/Marcus bersama Asisten Pelatih Aryono Miranat.

“Kans mereka besar, tapi jangan lupa, semua pemain dunia targetnya mau mengalakan Kevin/Marcus. Jangan lengah, harus siap persiapkan strateginya, tiap pasangan itu mainnya tidak sama, jadi mereka harus mengamati kelemahan dan kelebihan lawan,” beber Herry.

“Kalau main di Istora atmosfernya agak beda dengan main di luar negeri, karena dukungan masyarakat Indonesia luar biasa, selalu pengin lihat jagoannya meraih kemenangan, ini salah satu faktor yang harus diatasi Kevin/Marcus,” tambahnya.

Sementara itu, Kevin/Marcus memang mengakui sempat kehilangan konsentrasi sewaktu unggul jauh di gim pertama. Hal ini disampaikan keduanya pada sesi konferensi pers yang berlangsung di Istora.

“Di gim pertama kami sudah unggul jauh, kemudian kami hilang konsentrasi dan banyak kesalahan sendiri. Di game kedua kami lebih fokus,” kata Kevin Sanjaya.

“Juara di Istora sih kepengin, cuma kan kami tidak bisa pastikan juga. Besok tidak ada yang tahu, yang pasti kami ingin melakukan yang terbaik,” kata Marcus Gideon.

Di babak semifinal, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang di luar dugaan menyingkirkan unggulan ke-4 asal Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dalam rubber game 23-21, 15-21, 21-19.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Real Madrid Vs Bayern: Carvajal Kejar Gelar Ke-15 Liga Champions

Real Madrid Vs Bayern: Carvajal Kejar Gelar Ke-15 Liga Champions

Liga Champions
Dortmund Lolos ke Final Liga Champions, Satu Kata dari Edin Terzic

Dortmund Lolos ke Final Liga Champions, Satu Kata dari Edin Terzic

Liga Champions
Prediksi Skor Real Madrid Vs Bayern Muenchen Semifinal Liga Champions

Prediksi Skor Real Madrid Vs Bayern Muenchen Semifinal Liga Champions

Liga Champions
Sambut Final Liga Champions, Tekad Hummels Menang di Wembley

Sambut Final Liga Champions, Tekad Hummels Menang di Wembley

Liga Champions
Indonesia Vs Guinea: Ada Eks Barcelona, Banyak Jebolan Piala Afrika

Indonesia Vs Guinea: Ada Eks Barcelona, Banyak Jebolan Piala Afrika

Liga Indonesia
Hasil Liga Champions: Kesempatan Dortmund Tebus Kegagalan di Wembley

Hasil Liga Champions: Kesempatan Dortmund Tebus Kegagalan di Wembley

Liga Champions
Hasil PSG vs Dortmund 0-1 (agg. 0-2): Die Borussen Tembus Final Liga Champions

Hasil PSG vs Dortmund 0-1 (agg. 0-2): Die Borussen Tembus Final Liga Champions

Liga Champions
Link Live Streaming PSG Vs Dortmund, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming PSG Vs Dortmund, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
DXI Community Camp, Rumah Komunitas Pencinta Olahraga Ekstrem Jalin Relasi

DXI Community Camp, Rumah Komunitas Pencinta Olahraga Ekstrem Jalin Relasi

Sports
Perjalanan Berliku Persija di Liga 1, Thomas Doll Ungkap Penyebabnya

Perjalanan Berliku Persija di Liga 1, Thomas Doll Ungkap Penyebabnya

Liga Indonesia
Eks Juventus Ingin Juara di Persib, Tak Sabar Tampil di Championship Series

Eks Juventus Ingin Juara di Persib, Tak Sabar Tampil di Championship Series

Liga Indonesia
Persija Putuskan Absen, PSM Ikut ASEAN Club Championship 2024-2025

Persija Putuskan Absen, PSM Ikut ASEAN Club Championship 2024-2025

Liga Indonesia
Seputar Stade Leo Lagrange yang Dikritik STY: Saksi Gol Historis, Tersebar di Penjuru Perancis

Seputar Stade Leo Lagrange yang Dikritik STY: Saksi Gol Historis, Tersebar di Penjuru Perancis

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Amunisi Baru Garuda Tiba di Paris, Yakin ke Olimpiade

Indonesia Vs Guinea: Amunisi Baru Garuda Tiba di Paris, Yakin ke Olimpiade

Timnas Indonesia
5 Momen 'Buzzer Beater' Historis di Playoff NBA

5 Momen "Buzzer Beater" Historis di Playoff NBA

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com