Gresik Petrokimia Tetap Percaya Diri Ikuti Seri Kedua Proliga 2018

Kompas.com - 25/01/2018, 22:13 WIB
Pelatih Gresik Petrokimia Moch Hanafiah. KOMPAS.com/Wijaya KusumaPelatih Gresik Petrokimia Moch Hanafiah.
|
EditorEris Eka Jaya

GRESIK, KOMPAS.com – Cedera yang dialami Veronica Angeloni asal Italia membuatnya harus pulang lebih cepat yang membuat tim putri Gresik Petrokimia hanya akan mengandalkan tenaga Yeliz Basa dari Turki dalam melakoni seri kedua turnamen Proliga 2018.

Meski demikian, pelatih kepala tim putri Gresik Petrokimia, M Hanafiah, mengatakan cukup optimistis anak didiknya bakal mampu bersaing dalam pertandingan yang dimulai pada Jumat (26/1/2018) hingga Minggu (28/1/2018).

"Enggak apa-apa, kami sudah siap. Setelah kembali dari Yogyakarta kemarin, anak-anak sudah saya siapkan bagaimana cara bermain tanpa Vero," ujar Hanafi, sapaan akrab M Hanafiah, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/1/2018).

Saat ini, Bunga Mitasari dan kawan-kawan, termasuk Hanafi sendiri, telah berada di Batam guna persiapan menghadapi laga perdana seri kedua dengan menghadapi tim putri Bandung Bank BJB Pakuan, Jumat (26/1/2018) sore.

Baca juga : Gresik Petrokimia Resmi Pulangkan Veronica Angeloni

Kemudian tim putri Gresik Petrokimia akan rehat sehari sebelum berjumpa dengan Jakarta BNI Taplus yang dijadwalkan bakal berlangsung di GOR Tumenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu (28/1/2018) mendatang.

"Anak-anak sudah sempat bermain hanya diperkuat Yeliz Basa, jadi sudah punya pengalaman. Sekarang tinggal bagaimana mereka menerapkan latihan yang sempat dipelajari kemarin (seusai dari Yogyakarta), optimistis bisa (bersaing)," ucap dia.

Terlebih lagi, menurut Hanafi, lawan yang bakal dihadapi anak didiknya pada seri kedua ini tidak seberat seri sebelumnya. Ditambah lagi, tim putri Gresik Petrokimia juga bakal memiliki waktu recovery satu hari, tidak seperti seri pertama di Yogyakarta.

"Tanpa Vero, memang kami kalah dari Pertamina (Jakarta Pertamina Energi), tetapi siapa yang tidak tahu kualitas Pertamina, semua pemain timnas kumpul di situ. Sementara kalau Bank BJB dan Jakarta BNI, saya kira tidak jauh beda dengan (kekuatan) kami," tutur Hanafi.

"Selain itu, kami juga sedikit diuntungkan jadwal. Karena setelah pertandingan pertama lawan Bank BJB, kami punya istirahat satu hari sebelum lawan tim Jakarta BNI. Beda dengan di Yogyakarta kemarin karena kami harus bermain pada Sabtu dan Minggu yang tentunya menguras tenaga," kata Hanafi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X