Kompas.com - 20/01/2018, 20:24 WIB
Para pemain Jakarta Elektrik PLN saat berusaha mengeblok serangan pemain Bandung Bank BJB Pakuan. KOMPAS.com / Wijaya KusumaPara pemain Jakarta Elektrik PLN saat berusaha mengeblok serangan pemain Bandung Bank BJB Pakuan.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Juara bertahan Jakarta Elektrik PLN harus puas menutup seri pertama Proliga 2018 di Yogyakarta tanpa meraih poin. Jakarta Elektrik PLN kembali menelan kekalahan pada laga kedua, Sabtu (20/01/2018), saat melawan Bandung Bank BJB Pakuan.

Pada laga perdana, Jakarta Elektrik PLN ditaklukkan Jakarta Pertamina Energi dengan skor 0-3 (11-25, 7-25, 14-25). Hasil negatif kembali didapat dari Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 0-3 ( 22-25, 14-25, 18-25).

Asisten Pelatih Jakarta Elektrik PLN Abdul Munif mengaku lawan yang dihadapi lebih tangguh.

"Hari ini kami masih gagal mencuri poin di Yogya. Memang lawan kami juga lebih tangguh," ujar Abdul Munif dalam jumpa pers usai laga.

Abdul Munif menyampaikan meski mengalami kekalahan, namun sebagai pelatih dia melihat permainan anak asuhnya mengalami peningkatan dibandingkan laga pertama.

"Dari segi permainan, kami melihat ada peningkatan. Di Yogya ini menjadi pengalaman kami untuk lebih baik lagi saat di Batam nanti," ungkapnya.

Menurutnya, saat di Batam kekuatan Jakarta Elektrik PLN akan bertambah karena ada dua pemain asing dari China. Harapannya, legiun asing itu bisa mendongkrak performa tim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu pemain senior Jakarta Elektrik PLN, Susanti Martalia, menambahkan bahwa komposisi untuk Proliga 2018 seri pertama ini kebanyakan diisi oleh pemain junior.

"Kebanyakan junior dan belum pernah tampil di Proliga, jadi bisa dibayangkan seperti apa. Senior ada tiga pemain, itupun sudah lama tidak kompetisi di Proliga dan ini dipanggil kembali untuk bermain," tandasnya.
Diungkapkanya Jakarta Elektrik PLN mempunyai komitmen, visi dan misi kedepan dengan memberi ruang serta kesempatan bagi pemain muda untuk tampil di ajang seperti Proliga. Sehingga nantinya dapat melahirkan pemain- pemain potensial dan berkualitas.

"Di Yogya menjadi evaluasi kami untuk di Batam. PLN mempunyai visi dan misi untuk memberi peluang bagi adik-adik junior untuk tampil di ivent seperti ini," pungkasnya. (K75-12)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.