Ejek 'Shit' Pada wasit, Pemain NBA Dihukum Denda

Kompas.com - 01/01/2018, 15:34 WIB
Patrick Patterson Patrick Patterson
EditorTjahjo Sasongko

OKLAHOMA CITY, Kompas.com - Forward klub Oklahoma City Thunder, Patrick Patterson dijatuhi dukuman denda 10.000 dolar AS (sekitar Rp 130 juta) karena melontarkan kritikan kepada wasit NBA melalui akun twitter miliknya.

Paterson melontarkan kekesalan melalui akunnya setelah  mengalami kekalahan  saat menghadapi Milwaukee Bucks, Jumat lalu. Pada Sabtu pagi, ia mengunggah pesan yang berbunyi,"Tahun ini banyak SH.T.  Seharusnya ada tindakan buat mereka (wasit), daripada sekadar permintaan maaf dari para petinggi."

Apa yang diungkapkan Patterson diamini rekan setimnya, Carmelo Anthony. "Saya kira kita semua paham apa yang ingin disampaikannya (Patterson)," kata Anthony. "Kita tidak bisa melakukan apa pun dan harus  menerimanya untuk menghadapi pertandingan berikut melawan siapa? Dallas? bersiaplah untuk Dallas."

Patterson bukanlah pemain NBA pertama yang menggugat perlunya tindakan buat wasit yang melakukan keputusan keliru.  Sebelumnya, guard Detroit Pistons, Reggie Jackson  juga melakukan hal serupa pada April 2016.

"Denda, skors dan pecat," tulis Jackson. "Kami harus menghadai hal yang sama. (Wasit) yang melakukan keputusan buruk atau pun meragukan sebenarnya merugikan buat olahraga ini. Mereka juga harus mendapat sanski, seperti juga para pemain."

Sementara buat Patterson ini kali kedua ia dijatuhi hukuman denda. Sebelumnya, ia pernah dijatuhi denda 25.000 dolar AS pada 2012 karena juga mengkritik keputusan wasit saat masih memperkuat kluyb Houston Rockets.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X