Kompas.com - 27/12/2017, 23:35 WIB
Apriyani Rahay/Greysia Polii Apriyani Rahay/Greysia Polii
EditorTjahjo Sasongko


 

JAKARTA, Kompas.com - Tim ganda putri pelatnas lakukan pembenahan usai evaluasi tahunan yang dilakukan tim pelatih yang dipimpin Eng Hian. Tak hanya memulangkan beberapa atlet ke klub masing-masing, sektor ini pun bakal melakukan bongkar pasangan di pembuka tahun 2018.

Uji coba yang dilakukan Eng dengan menduetkan pemain senior Greysia Polii dan juniornya, Apriyani Rahayu, ternyata sudah membuahkan hasil. Bukan cuma membuat kejutan dengan menumbangkan pasangan-pasangan papan atas, Greysia/Apriyani sudah menggondol gelar di Thailand Open Grand Prix Gold 2017 dan French Open Super Series 2017, padahal keduanya belum genap setahun dipasangkan.

Pekan lalu mereka bahkan sempat masuk jajaran ganda putri elit di Top 10 dunia. Greysia/Apriyani otomatis menjadi andalan utama di sektor ganda putri Indonesia saat ini.

Namun Eng menuturkan ia butuh tiga bahkan empat pasangan untuk mengamankan target medali di Asian Games 2018. “Target utama tahun ini adalah ingin mempertahankan medali emas Asian Games. Apalagi Indonesia jadi tuan rumah, tentu kami ingin memberikan yang terbaik, mudah-mudahan kami bisa mempertahankan gelar di tengah persaingan ganda putri saat ini yang memang cukup ketat,” ujar Eng kepada Badmintonindonesia.org.

Di Asian Games Incheon 2014, medali emas ganda putri berhasil diraih pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

“Kuota pasangan ganda putri di Asian Games hanya dua pasang, tetapi saya harus mempersiapkan tiga sampai empat pasangan. Akan dilihat lagi siapa yang mampu bersaing memperebutkan tiket ke Asian Games 2018,” tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal pasangan ganda putri utama yang dirombak, bakal diumumkan Eng usai observasinya pada turnamen di bulan Januari, di antaranya Thailand Masters, Malaysia Masters, Indonesia Masters dan India Masters 2018.

“Saya masih mau pantau hasil di turnamen bulan Januari. Kalau juara ya buat apa dirombak lagi. Alasan saya ingin bongkar pasang ini kan karena hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi,” pungkas Eng.

Saat ini skuat ganda putri utama diisi oleh Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Anggia Shitta Awanda, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris, Rizki Amelia Pradipta, Nitya Krishinda Maheswari, Yulfira Barkah, Rosyita Eka Putri Sari dan Meirisa Cindy Sahputri.

Sedangkan tim pratama terdiri dari Siti Fadia Silva Ramadhanti, Agatha Imanuela, Jauza Fadhila Sugiarto, Ribka Sugiarto, Tania Oktaviani Kusumah. Vania Arianti Sukoco, Febriana Dwipuji Kusuma dan Serena Kani.

Sementara itu, Rosyita yang mengalami cedera lutut saat bertanding di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, masih akan diistirahatkan hingga beberapa bulan kedepan hingga cederanya pulih dan siap terjun ke pertandingan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.