Brand Ambassador Sebagai Strategi Baru Penjualan Eagle - Kompas.com

Brand Ambassador Sebagai Strategi Baru Penjualan Eagle

Kompas.com - 20/12/2017, 17:56 WIB
Kelima atlet brand amabssador  tersebut adalah Ikhsan Leonardo Immanuel Rumbay (bulutangkis), Suparmin (pelari marathon), Eko Yulianto (pencak silat), Yuliana (Sprinter nasional) dan Dewa Ayu Sriartha (Bola Basket).
Tjahjo Sasongko/Kompas.com Kelima atlet brand amabssador tersebut adalah Ikhsan Leonardo Immanuel Rumbay (bulutangkis), Suparmin (pelari marathon), Eko Yulianto (pencak silat), Yuliana (Sprinter nasional) dan Dewa Ayu Sriartha (Bola Basket).

 

JAKARTA, Kompas.com - Perusahaan alat olahraga "Eagle" memutuskan menggunakan atlet sebagai "brand ambassador" untuk lebih mendongkrak penjualan produk mereka.

Mereka memutuskan menggunakan lima figur atlet dari beberapa cabang olahraga serta tim bulu tangkis Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan sebagai duta merk atau Brand ambassador untuk 2017-2018 ini. Kelima atlet tersebut adalah Ikhsan Leonardo Immanuel Rumbay (bulutangkis), Suparmin (pelari marathon), Eko Yulianto (pencak silat), Yuliana (Sprinter nasional) dan Dewa Ayu Sriartha (Bola Basket).

Menurut Ida Farida dari "Eagle" pemilihan lima atlet tersebut dikaitkan dengan target pasar utama mereka yaitu anak-anak muda yang energik dan punya kepedulian dengan produk lokal. "Tentu  kami menetapkan kriteria si atlet sebaiknya dikenal dan good-looking, tetapi kalau dia tidak punya hasrat untuk mengenakan produk kami, apa gunanya?" kata Ida.

Ia menunjuk kepada pemilihan Suparmin. Meski telah berusia 35 tahun, Suparmin mewakili cabang yang kini sedang digemari  banyak kalangan muda.  Suparmin memiliki prestasi cukup tinggi di dunia atletik, antara lain  dengan menaklukkan Rinjani 100K dengan berlari. "Lebih dari itu, Suparmin memang seorang atlet yang secara konsisten menggunakan produk kami. Bahkan sebelum bertamu kami," lanjut  Ida.

Sementara ukuran prestasi yang maksimal juga menjadi alasan pemilihan figur atlet lari Yuliana dan atlet silat, Eko Yulianto. "Keduanya juga berprestasi maksimal yaitu masuk dalam pelatnas Asian Games 2018 mendatang," lanjut  Marketing Director, Cindy Jane.

Menurut COO Eagle, Henky Sofyan, setelah 31 tahun eksis, pihaknya menganggap harus ada perubahan yang radikal menghadapi perubahan perilaku konsumen dunia. "Sekarang  sistem penjualan retail sudah jauh menurun, sehingga kami akan lebih menekankan pada pengembangan penjualan melalui on-line. "Pada masa lalu, kami mengandalkan penjualan  secara wholesale melalui distributor diikuti penjualan modern melalui online, serta  penjualan langsung," kata Henky.

Menurutnya, pada masa mendatang penjualan melalui online akan ditingkatkan. "Kami harap tahun depan penjualan  ini akan mencakup 35 persen dari keseluruhan penjualan kami," lanjutnya.

Dalam strategi ini, pihaknya berharap para atlet yang menjadi brand ambassador akan menjadi penarik buat para calon konsumen. "Pada para atlet seperti Suparmin dan lainnya kami berharap mereka akan  aktif  berpromosi melalui media sosial milik mereka. Mempromisuikan apa yang mereka jalani," ungkap Cindy. "Sementara untuk Ihsan Rumbay, karena kesibukannya mengikuti jadwal pertandingan, akan ada yang menangani media sosial miliknya. Ia hanya memikirkan berorestasi seringgi mungkin sehingga semakin dikenal."



EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Close Ads X