Kompas.com - 19/12/2017, 18:45 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (depan) di semifinal Hong Kong Open 2017 saat melawan ganda putri China, Huang Dongping/Li Wenmei, di Hong Kong Coliseum, Kowloon pada Sabtu (25/11/2017). BADMINTON INDONESIAGreysia Polii/Apriyani Rahayu (depan) di semifinal Hong Kong Open 2017 saat melawan ganda putri China, Huang Dongping/Li Wenmei, di Hong Kong Coliseum, Kowloon pada Sabtu (25/11/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pemain ganda putri nasional, Apriyani Rahayu, berharap bisa menorehkan kiprah positif bersama pasangannya, Greysia Polii, pada kalender turnamen 2018. Dia memasang target bisa meraih gelar All England dan Asian Games.

Sejak dipasangkan dengan Greysia pada pertengahan 2017, Apriyani menunjukkan grafik prestasi yang tergolong positif. Dia berharap bisa melanjutkan performa impresifnya bersama Greysia dalam sejumlah ajang bergengsi tahun depan.

"Saya bersyukur sekali dengan pencapaian pada 2017. Target tahun depan pastinya harus meraih lebih banyak prestasi," ujar Apriyani kepada Bolasport.com, di Candra Wijaya International Badminton Center, Tangerang Selatan, Selasa (19/12/2017).

"Ada beberapa ajang yang diprioritaskan pada tahun depan, seperti All England dan Asian Games. Kemudian ada juga Indonesia Masters," tutur pemain berusia 19 tahun itu.

Saat ini, Greysia/Apriyani dianggap sebagai pasangan ganda putri terbaik Indonesia setelah menjuarai turnamen Perancis Terbuka Superseries 2017. Pada laga final, mereka mengalahkan pasangan asal Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Pasangan ganda putri nomor 10 dunia itu juga sukses menjuarai turnamen Thailand Terbuka Grand Prix 2017, serta runner-up Hongkong Terbuka Superseries 2017.

"Komunikasi antara saya dan Kak Greysia sudah klop. Dia bisa membimbing saya dan sering membagikan pengalaman kepada saya sebagai junionya," kata Apriyani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saking klopnya, kalau memang Kak Greysia mau ngomong kasar ke saya pun nggak masalah, karena saya menerima segala masukannya secara positif," tutur dia.

Sebelum menembus kelompok utama pelatnas, Apriyani juga sukses meraih sejumlah prestasi di level junior. Prestasi yang pernah diraih Apriyani di level junior di antaranya memenangi dua turnamen BWF International Challenge (Singapore International 2015 dan Indonesia International 2016) bersama Jauza Fadhila Sugiarto.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.