Kompas.com - 13/11/2017, 22:29 WIB
EditorTjahjo Sasongko

FUZHOU, Kompas.com - Dua tunggal putra Pelatnas PBSI, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, dipastikan turun pada China Open Super Series Premier 2017, 14-19 November 2017.

Pertama kali bertanding di kejuaraan ini, Anthony dan Jonatan akan berhadapan langsung dengan lawan yang tak cukup mudah bagi mereka.

Jonatan langsung ditantang Lin Dan, Tiongkok, sementara Anthony dengan Ng Ka Long Angus dari Hongkong. Jika masing-masing mampu menaklukkan lawannya, Jonatan dan Anthony akan bertemu di babak dua.

Dilihat dari rekor pertemuannya, Jonatan masih tertinggal 1-3 dari Lin Dan. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Autralian Open 2017 lalu, dimana Jonatan kalah dua game langsung dengan 14-21 dan 19-21.

“Kalau persiapannya sudah oke. Dari segi teknik, fisik segala macam sudah oke. Tapi kalau untuk ketemu Lin Dan atau siapapun, harus tetap optimis dulu. Di samping kita perlu lihat dan pelajari style permainan Lin Dan. Apalagi dia tuan rumah, jadi tidak gampang. Rekornya bagus, standarnya juga bagus. Jadi mesti balik ke Jonatan lagi, harus lebih percaya diri. Bukan menjadi beban, tapi menjadi kesempatan. Ini perlu perjuangan, tapi saya optimis, minimal dia bisa melewati dengan cara berpikirnya, strategi bermain, bukan dari menang kalahnya,” kata Hendry Saputra ditemui di sela-sela sesi latihan tim Indonesia di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Senin (13/11).

Meski begitu, Hendry tak menampik jika Jonatan masih memiliki peluang untuk menang. Asalkan anak didiknya tersebut bisa tampil bagus menghadapi Lin Dan.

“Untuk Jonatan kalau main normal peluangnya fifty-fifty, untuk menangnya nggak gampang. Tapi kalau dia bisa main bagus, kemungkinan besar untuk menang ada. Selalu harus tetap optimis. Turnamen di Tiongkok dan Hong Kong ini termasuk ujian buat mereka,” ujar Hendry.

“Jonatan harus lebih safe dan ulet, ini penting. Supaya kemudian bisa mengatur strategi permainannya di lapangan. Persiapannya yang maksimal ada delapan hari. Harus cukup, mau tidak mau,” kata Hendry lagi.

Sementara itu, rekor pertemuan Anthony dengan Ng saat ini tertinggal tipis 2-3. Namun pada pertamuan terakhirnya di Korea Open 2017, Anthony menang dua game langsung dengan 21-18 dan 21-18.

“Kalau Anthony ketemu Ng Ka Long, rekornya menang kalah. Ini semua dikembalikan kepada kepercayaan dirinya. Dari kemarin di Perancis, Anthony sempat kena cedera, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Mudah-mudahan nanti mainnya bisa lebih jelas, dengan kondisi sekarang dan situasi yang nggak sama. Karena ini baru pertama kali ia turun di China Open. Biasanya kalau pertama-tama masih terganggu dari segi mental,” jelas Hendry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Menpora Soal Bonus untuk Timnas U16 Indonesia: Nanti Kami Bicarakan...

Kata Menpora Soal Bonus untuk Timnas U16 Indonesia: Nanti Kami Bicarakan...

Liga Indonesia
Soal Angkat Piala AFF U16, Iwan Bule: Saya Ini Menjaga Timnas sampai Berdarah-darah

Soal Angkat Piala AFF U16, Iwan Bule: Saya Ini Menjaga Timnas sampai Berdarah-darah

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Striker Leeds di Puncak, Gabriel Jesus dan Haaland Setara

Top Skor Liga Inggris: Striker Leeds di Puncak, Gabriel Jesus dan Haaland Setara

Liga Inggris
Solusi 'Penaltygate' Mbappe dan Neymar di PSG: Berikan Tendangan Penalti pada Messi

Solusi "Penaltygate" Mbappe dan Neymar di PSG: Berikan Tendangan Penalti pada Messi

Sports
Usaha PSG Akhiri Perang Dingin Neymar dan Mbappe

Usaha PSG Akhiri Perang Dingin Neymar dan Mbappe

Internasional
Profil 4 Pemain Asing RANS Nusantara FC untuk Liga 1 2022-2023

Profil 4 Pemain Asing RANS Nusantara FC untuk Liga 1 2022-2023

Sports
RANS Vs PSM, Bernardo Tavares : Wasit Membuat Saya Tercengang

RANS Vs PSM, Bernardo Tavares : Wasit Membuat Saya Tercengang

Liga Indonesia
Liverpool Vs Crystal Palace, Darwin Nunez Layak Dapat Hukuman Kartu Merah

Liverpool Vs Crystal Palace, Darwin Nunez Layak Dapat Hukuman Kartu Merah

Liga Inggris
Skuad Timnas U16 Usai Juara Piala AFF U16 2022: Dapat Laptop dan Diundang ke Istana

Skuad Timnas U16 Usai Juara Piala AFF U16 2022: Dapat Laptop dan Diundang ke Istana

Sports
Debut Kandang Darwin Nunez bersama Liverpool: Kartu Merah Berujung Catatan Kelam

Debut Kandang Darwin Nunez bersama Liverpool: Kartu Merah Berujung Catatan Kelam

Sports
Apa Nama Induk Olahraga Bola Voli Indonesia dan Bagaimana Sejarahnya?

Apa Nama Induk Olahraga Bola Voli Indonesia dan Bagaimana Sejarahnya?

Sports
Pola Penyerangan Bola Basket Beserta Gambarnya

Pola Penyerangan Bola Basket Beserta Gambarnya

Sports
Situasi Ronaldo di Man United: Kritik Ten Hag, Ditolak 9 Klub, hingga Makan Sendirian

Situasi Ronaldo di Man United: Kritik Ten Hag, Ditolak 9 Klub, hingga Makan Sendirian

Liga Inggris
Liga 1 Makan 'Korban' 2 Pelatih: Teco Menyayangkan, Bernardo Tavares Waspada

Liga 1 Makan "Korban" 2 Pelatih: Teco Menyayangkan, Bernardo Tavares Waspada

Liga Indonesia
Siapa Pemain yang Bertugas sebagai Penyerang dalam Bola Voli?

Siapa Pemain yang Bertugas sebagai Penyerang dalam Bola Voli?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.