Kompas.com - 17/10/2017, 20:07 WIB
Erick Thohir Erick Thohir
EditorTjahjo Sasongko


JAKARTA, Kompas.com - Demi mewujudkan salah satu sukses yang ingin diraih dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta Palembang, yakni sukses administrasi, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Koordinasi tersebut bertujuan agar pengelolaan keuangan Inasgoc dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan pada setiap tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dan pertanggungjawaban.

Sejak INASGOC menjadi Satuan Kerja (Satker) sementara yang melekat pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48/2017, seluruh deputi, direktur, dan koordinator yang ada di INASGOC telah mendapat pemahaman berkaitan dengan SOP (Standard Operation and Procedure) yang berlaku dalam pengelolaan keuangan negara.

Hal itu bertujuan agar tidak ada kasus hukum karena kesalahan dan penyalahgunaan keuangan yg menyebabkan kerugian negara.

"Atas dasar itulah, koordinasi yang sudah sering kali kami lakukan dengan BPK terus diperkuat. Termasuk pada pertemuan baru-baru ini. INASGOC memaparkan tugas dan tanggung jawab kepada BPK agar laporan keuangan yang kami lakukan lebih akuntabel," ujar Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Thohir Selasa 17/10 di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta.

Hadir dalam pertemuan itu Sjafrie Sjamsoeddin, wakil ketua pelaksana INASGOC, Eris Herryanto, Sekjen INASGOC dan beberapa beberapa koordinator di Kesekjenan yang berkaitan dengan anggaran, seperti koordinator procurement, koordinator anggaran dan keuangan, serta pejabat perbendaharaan yang diperbantukan dari Kemenkeu dan Kemenpora.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertemuan INASGOC dan BPK itu penting karena, selain waktu penyelenggaraan kian dekat, anggaran yang akan dikelola INASGOC sangat besar, “Tahun depan akan banyak kegiatan yang dilakukan INASGOC, kami berupaya agar dengan dana yang besar tersebut, proses penganggaran,  pelaksanaan/penggunaan dana di antaranya proses pengadaan dan pengelolaan dana pada bendahara, proses pencairan, dan administrasi keuangan dilaksanakan secara akuntabel sesuai ketentuan. Oleh sebab itu kami menginginkan agar pemeriksaan BPK atas penggunaan anggaran negara yang digunakan INASGOC untuk persiapan penyelenggaraan terus berlanjut hingga Asian Games selesai," tambah Erick.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.