Sampel Urin dan Darah Atlet SEA Games Diperiksa di India

Kompas.com - 31/08/2017, 17:23 WIB
Lifter Indonesia Deni melakukan angkatan snatch angkat besi putra nomor 59 kg SEA Games XXIX Kuala Lumpur di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Deni berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 312 kg. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO ALifter Indonesia Deni melakukan angkatan snatch angkat besi putra nomor 59 kg SEA Games XXIX Kuala Lumpur di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Deni berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 312 kg.
|
EditorTjahjo Sasongko

KuALA LUMPUR, Kompas.com - Komisi kesahatan dan doping SEA Games XXIX menyebut telah mengumpulkan 799 smapel urin dan 32 sampel darah dari para atket yang berlaga di ajang dua tahunan tersebut.

Ketua komisi, Datuk Dr S S Cheema mengatakan semua sampel tersebut telah dikirimkan laboratorium di New Delhi, India yang diakui oleh  Badan anti-dpoing Dunia (WADA). Pemeriksaan di India jauh lebih murah daripada bila dilakukan di laboartorium serupa di Bangkok, Thailand.

"Kami akan mendapatkan hasil pemeriksaan dalam 48 jam setelah kami kirimkan, namun kami harus menunggu 10 hari untuk mendapatkan hasil yang resmi,"kata Cheema. "Semua laporan hasil penelitian ini akan kami laporkan di pertemuan  dewan Federasi SEA Games (SEAGF) mendatang."

Cheema yang juga merupakan ketua Komisi kesehatan dan doping Malaysia mengatakan jumlah sampel urine yang diperiksakan lebih banyak daripada yang terjadi pada SEA Games 2015 di Singapura.

SEA Games XXIX/2017 di Malaysia menggelar 38 cabang olah raga dan 404 event, dibanding Singpuara dengan 36 cabang dan 402 event.

"Kami tidak hanya memeriksa mereka yang mendapatkan medali, namun juga para atlet yang tercatata memiliki rekor penyalahgunaan doping. Namun kami tak dapat menyebutkan cabang olah raga yang bersangkutan," lanjut Cheema.

Menurut Cheema sepanjang SEA Games 2017, tidak ada kasus penolakan dari para atlet atau pun ofisial dalam hal pemeriksaan urin dan darah usai bertanding.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X