SEA Games 2017, Pupuslah Harapan Bulu Tangkis Putri Sabet Medali Emas

Kompas.com - 23/08/2017, 11:07 WIB
Tunggal putri Indonesia, Hana Ramadini, menang 21-11, 21-19 atas pebulu tangkis Maladewa, Fathimath, Rabu (17/2/2016). Badminton Indonesia Tunggal putri Indonesia, Hana Ramadini, menang 21-11, 21-19 atas pebulu tangkis Maladewa, Fathimath, Rabu (17/2/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pupuslah harapan Indonesia meraih medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis beregu putri SEA Games 2017. Langkah pasukan Merah-putih terhenti di semifinal setelah kalah 0-3 dari Malaysia, Rabu (23/8/2017).

Indonesia lolos ke semifinal tanpa perlu mengeluarkan keringat setelah Laos menyatakan mundur. Tetapi pertemuan dengan Malaysia di semifinal menjadi mimpi buruk bagi Fitriani dan kawan-kawan yang ditargetkan menyabet medali perak.

Hasil ini juga menjadi ulangan SEA Games 2015. Kala itu, langkah Indonesia juga terhenti di semifinal, lagi-lagi karena jegalan Malaysia, dengan skor 1-3. Satu-satunya kemenangan dua tahun lalu itu dihasilkan oleh Lindaweni Fanetri.

Dalam pertandingan kali ini, Fitriani yang diharapkan sebagai penyumbang poin pertama tak mampu berbuat banyak karena kalah straight game 17-21, 17-21 dari tunggal putri Malaysia, Soniia Cheah.

 

(SEA Games 2017) Rosyita/Ketut Mundur, Malaysia Kian Unggul 2-0 . . Indonesia belum berhasil menambah keunggulan atas Malaysia dalam laga semifinal bulutangkis beregu putri SEA Games 2017. Di partai kedua, pasangan ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani terpaksa mundur dalam kedudukan 5-7 karena Rosyita mengalami cedera lutut kiri. . Dengan demikian, tim Malaysia unggul 2-0 atas Indonesia. Kini Hanna Ramadini tengah berjuang memperpanjang nafas tim Merah-Putih di partai ketiga melawan Goh Jin Wei. Di partai pertama, Fitriani dikalahkan Soniia Cheah dengan skor 17-21, 17-21. . “Pada saat lompat, posisi landing nya nggak pas. Kalau dilihat lagi, mungkin kejadiannya hampir sama dengan cederanya Bella (Bellaetrix Manuputty),” ujar Eng Hian, Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI yang ditemui Badmintonindonesia.org di Axiata Arena. Selengkapnya di badmintonindonesia.org #BadmintonIndonesia #Badminton #Bulutangkis #SeaGames2017

A post shared by Badminton Indonesia (@badminton.ina) on Aug 22, 2017 at 8:26pm PDT

Alih-alih mendapat poin kedua dari sektor ganda, Indonesia justru kalah dengan sangat cepat. Insiden salah mendarat yang dialami oleh Rosyita Eka Putri Sari membuat Indonesia harus merelakan poin kedua jatuh ke tangan tuan rumah. Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rosyita Eka Putri Sari retired saat tertinggal 5-7 pada game pertama.

Hanna Ramadini yang tampil pada partai ketiga, juga tak mampu menyumbang angka. Dia kalah straight game 16-21, 13-21 dari  Goh Jin Wei    Malaysia.

Sementara itu, tim beregu putra Indonesia akan bertanding melawan Thailand pada Rabu (23/8/2017) pukul 14.00 WIB.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X