Menpora Malaysia Minta Buku Berisi Bendera Indonesia Terbalik Stop Edar

Kompas.com - 20/08/2017, 16:22 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi (kanan) bertemu langsung dengan Menpora Malaysia Khairy Jamaluddin di Hotel Shangrilla, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/8/2017).KEMENPORA Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi (kanan) bertemu langsung dengan Menpora Malaysia Khairy Jamaluddin di Hotel Shangrilla, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/8/2017).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Buku SEA Games 2017 yang memuat kesalahan pencetakan bendera Indonesia dalam keadaan terbalik diminta tidak diedarkan lagi. Permintaan itu langsung disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Khairy Jamaluddin.

"Saya telah mengarahkan agar buku tersebut tidak diedarkan lagi dan meminta percetakan yang baru dibuat agar membetulkan kekhilafan," ujar Khairy saat jumpa pers dengan Menpora RI, Imam Nahrawi di Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017).

Khairy mengatakan, pihaknya akan mengantarkan kembali buku-buku baru yang sudah dicetak kepada tamu-tamu kehormatan, seperti perwakilan pemerintah se-ASEAN dan sebagainya sebagai buku pengganti.

Baca: Kepada Menpora, Malaysia Minta Maaf ke Indonesia soal Bendera Terbalik

"Saya sudah menginformasikan kepada pak Imam bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Satu permohonan maaf resmi akan disampaikan Pemerintah Malaysia melalui Kemenlu Malaysia," katanya.

Khairy mengharapkan agar permintaan maaf secara lisan dan tertulis tersebut bisa diterima warga negara Indonesia sehingga hubungan kedua negara tetap terbina.

Baca: Permohonan Maaf Panitia SEA Games soal Bendera Merah Putih Terbalik

"Dengan semangat setia kawan dan serumpun saya berharap agar permintaan maaf ini diterima pemerintah Indonesia. Hubungan ini saya rasa banyak yang lebih baik daripada kekurangannya. Melalui SEA Games ini kita dapat mengeratkan silaturahim dan melanggengkan persahabatan," katanya.

Menpora memaklumi

Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia, Imam Nahrawi mengatakan pihaknya memaklumi momentum SEA Games menjadi pertemuan seluruh negara ASEAN menguatkan persahabatan dan persatuan dan menjaga kehormatan negara-negara peserta.

Oleh karena itu, ujar dia, pihaknya memaklumi dan segera melaporkan kepada Presiden Joko Widodo agar proses lebih lanjut bisa dilaksanakan dan pihaknya berharap agar peristiwa tersebeut tidak terulang kembali karena bendera adalah simbol masing-masing negara.

Baca: Soal Bendera Indonesia yang Terbalik, Menpora Malaysia Minta Maaf

"Kami memaklumi, Menlu RI juga sudah menghubungi Menlu Malaysia. Peristiwa ini jangan membuat atlet Indonesia dan negara peserta kendor tetapi dijadikan sebagai pelajaran penting agar di masa mendatang tidak terulang kembali," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorAna Shofiana Syatiri
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X