Bulu tangkis SEA Games, Indonesia Perhitungkan Malaysia dan Thailand

Kompas.com - 10/08/2017, 00:03 WIB
Pemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu (kiri) dan Greysia Polii bertanding melawan pemain ganda putri Korea, Chang Ye Na dan Le So Hee pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Greysia Polii dan Apriyani Rahayu gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor18-21 dan 14-21. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu (kiri) dan Greysia Polii bertanding melawan pemain ganda putri Korea, Chang Ye Na dan Le So Hee pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Greysia Polii dan Apriyani Rahayu gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor18-21 dan 14-21.
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com - Pelatih ganda putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi menyatakan cabang olahraga bulu tangkis dalam ajang SEA Games 2017 akan berlangsung ketat antara tiga negara.

"Menurut saya, dalam SEA Games nanti akan terjadi pertandingan ketat di dua sektor putra dan putri antara tiga negara yaitu Indonesia, Thailand dan Malaysia dan ini harus diwaspadai Indonesia," kata Herry dalam pesan singkatnya, Jakarta, Rabu.

Hal tersebut, lanjut Herry, karena kedua negara tersebut menurunkan skuat yang hampir lengkap dalam pesta olahraga multi cabang negara-negara Asia Tenggara tahun 2017 ini.

"Malaysia kita ketahui sebagai tuan rumah dan Thailand terlihat memfokuskan kekuatan utamanya di SEA Games 2017 ini, terlebih Thailand yang sangat kuat di sektor putri," ujar Herry.

Hal tersebut sepertinya bukanlah hanya isapan jempol semata, jika melihat skuat yang diboyong, Thailand sepertinya tidak mau melepaskan kesempatan memperoleh medali dari cabang ini, terutama untuk kategori putri.

Di tunggal putri, walau hanya menurunkan Pornpawee Chochuwong yang berada di peringkat 20 dunia sebagai pemain utamanya, hal itu tidak bisa dianggap sebelah mata jika melihat fakta dari sisi peringkat pemain utama Indonesia Fitriani (22) dan Malaysia Soniia Cheah (23).

Kekuatan utama putri Thailand tentu ada di ganda mereka, di mana Negeri Gajah Putih tersebut mengirimkan pasangan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (10) dan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (13).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari segi peringkat, pasangan tersebut bisa disaingi oleh wakil Malaysia Vivian Hoo/Woon Khe Wei yang ada di peringkat 14 dunia.

Sementara Indonesia yang menurunkan pasangan yang terbilang baru, Greysia Polii/Apriani Rahayu dan Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani, meskipun berpeluang bisa memenangkan pertarungan harus diakui pasangan Thailand dan Malaysia tersebut akan menjadi tantangan terberat mereka.

Di sektor putra, kans Indonesia untuk mendapatkan medali emas sepertinya sangat besar. Jonatan Christie (23) yang kemungkinan akan menjadi pemain utama Tanah Air berada di atas angin dan hanya bisa ditandingi oleh pemain Thailand Khosit Phetpradab (40).

Selain itu Indonesia juga memiliki Ihsan Maulana Mustofa yang berada di peringkat 45, namun dia masih berada di atas pemain utama Malaysia di SEA Games, Iskandar Zulkarnain, yang berada di peringkat 50.

Sementara di nomor ganda, Indonesia yang menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/Hardianto, kemungkinan besar akan mendapati partai ketat kalau harus menghadapi pasangan Thailand dan Malaysia.

Thailand yang menurunkan Bodin Isara/Niphitpon Phuangphuaphet dan Dechapol Puavaranukroh /Kittinupong Kedren dipastikan menjadi lawan sulit bagi skuat tanah air, pasalnya dari segi peringkat, Bodin/Niphitpon berada di nomor 16 dunia, satu level di atas Fajar/Rian.

Sementara, Dechapol/Kittinupong bercokol dua peringkat di atas Berry/Hardianto yang ada di posisi 24. Peringkat wakil Indonesia ini masih di bawah pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Walau di ganda putra Thailand bisa disebut pesaing utama Indonesia, ada kemungkinan fokus mereka akan terbagi karena mereka bermain rangkap di ganda campuran yang akan menjadi incaran para pemain Negeri Gajah Putih.

Diketahui, Dechapol akan berpasangan dengan Sapsiree Taerattanachai dan kini berada di peringkat kedelapan dunia ganda campuran. Sementara, Bodin bersama Savitree Amitrapai dan bertengger di nomor 21.

"Saya rasa fokus Thailand di ganda putra akan terbagi dengan ganda campuran. Jika melihat skuat yang ada kans besar Indonesia memang di putra baik itu beregu atau perorangan karena skuat kita merata di sektor tersebut, namun dalam pertandingan semua bisa terjadi dan kans untuk hasil terbaik itu tetap terbuka di semua sektor dan nomor," ucap Herry menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Sports
Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena 'Gejala Muntaber'

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena "Gejala Muntaber"

Liga Lain
Filosofi Pencak Silat

Filosofi Pencak Silat

Sports
Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Badminton
Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Liga Indonesia
Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan 'Gretongan', Mau?

Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan "Gretongan", Mau?

Internasional
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Badminton
Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Badminton
Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Liga Inggris
Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Liga Indonesia
Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Badminton
BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

Badminton
Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Liga Italia
Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Liga Italia
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.