Kompas.com - 23/06/2017, 16:35 WIB
|
EditorPipit Puspita Rini

SYDNEY, KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, memastikan langkah ke semifinal Australia Terbuka 2017 setelah mengalahkan wakil India, Pusarla Venkata Sindhu, pada laga perempat final.

Tampil di Sydney Olympic Park, Sydney, Australia, Jumat (23/6/2017), Tai Tzu Ying harus berjuang keras meraih kemenangan 10-21, 22-20, 21-16 atas Sindhu dalam waktu 60 menit.

Gim pertama dikuasai oleh Sindhu. Perempuan 21 tahun tersebut tak menemui kendala berarti dan selalu unggul dalam pengumpulan poin hingga akhir sesi.

Situasi kemudian berubah pada gim kedua. Pada sesi ini, kedua pemain bertanding sengit dan bergantian memimpin perolehan poin.

Tai mengawali gim kedua dengan menorehkan empat poin beruntun. Akan tetapi, Sindhu mencoba bangkit hingga mampu berbalik unggul 11-8.

Kondisi tersebut tidak membuat Tai putus asa. Beberapa saat kemudian, dia balik menekan dan menorehkan keunggulan 18-15.

Baca juga: Mengapa Lee Chong Wei Absen pada Australia Terbuka?

Sindhu sempat menghidupkan asa. Secara mengejutkan, dia berhasil mencetak keunggulan 20-19.

Namun, dalam situasi krusial itu, Sindhu melakukan kesalahan dan Tai Tzu Ying akhirnya memenangi persaingan dan laga dilanjutkan ke gim ketiga.

Gim ketiga awalnya dikuasai oleh Sindhu. Namun, ia gagal membendung permainan impresif Tai Tzu Ying dan dipaksa menyerah 16-21.

Laga ini merupakan kemenangan ketujuh Tai atas Sindhu. Secara keseluruhan, kedua pemain sudah menjalani 10 pertemuan dalam berbagai turnamen.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Liga Indonesia
Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Sports
PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Liga Champions
Bima Sakti Beberkan Kunci Kemenangan Timnas U17 atas UEA

Bima Sakti Beberkan Kunci Kemenangan Timnas U17 atas UEA

Liga Indonesia
Man City Vs Copenhagen, Banjir Puja-puji bagi Haaland

Man City Vs Copenhagen, Banjir Puja-puji bagi Haaland

Liga Champions
Jadwal Timnas U17 Indonesia Usai Bungkam UEA, Lawan Palestina

Jadwal Timnas U17 Indonesia Usai Bungkam UEA, Lawan Palestina

Liga Indonesia
Benfica Vs PSG: Gol Indah Lionel Messi Berbuah Rekor, tetapi...

Benfica Vs PSG: Gol Indah Lionel Messi Berbuah Rekor, tetapi...

Liga Champions
'Erling Haaland Bukan Manusia'

"Erling Haaland Bukan Manusia"

Sports
Ditemani Aremania, Persebaya dan Bonek Kirim Doa di Depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Ditemani Aremania, Persebaya dan Bonek Kirim Doa di Depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, 31 Polisi Diperiksa

Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, 31 Polisi Diperiksa

Sports
Jokowi Usai Tinjau Kanjuruhan: Sorot Pintu 13, Audit Stadion, dan FIFA

Jokowi Usai Tinjau Kanjuruhan: Sorot Pintu 13, Audit Stadion, dan FIFA

Liga Indonesia
Klasemen Liga Champions: Real Madrid-Man City Sempurna, Chelsea-Milan Ketat

Klasemen Liga Champions: Real Madrid-Man City Sempurna, Chelsea-Milan Ketat

Liga Champions
Temuan Awal Komnas HAM: Kerusuhan Terjadi Bukan karena Suporter Masuk Lapangan

Temuan Awal Komnas HAM: Kerusuhan Terjadi Bukan karena Suporter Masuk Lapangan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.