Kompas.com - 09/06/2017, 06:53 WIB
EditorPipit Puspita Rini

BARCELONA, KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi (38 tahun), mengaku tidak senang jika harus menjalani balapan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.

Dalam konferensi pers jelang GP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Kamis (8/6/2017), ada wartawan yang bertanya seputar penambahan jumlah seri balap MotoGP.

Kabar terbaru dari dunia MotoGP adalah rencana masuknya Thailand sebagai tuan rumah balapan musim depan, dan bertambahnya jumlah seri menjadi lebih dari 18.

"Saya rasa, 18 merupakan jumlah yang bagus. Jika dari 18 menjadi 19, tidak akan berpengaruh banyak. Namun, jika memungkinkan tetap 18, saya akan lebih senang," kata Rossi.

Baca juga: Final Kedua Simona Halep di Roland Garros

Rossi lebih merasa tidak nyaman ketika penambahan seri itu dilakukan dengan memasukkan Thailand sebagai tuan rumah.

"Masalahanya, menurut saya, saya pernah ke Thailand bersama Yamaha, dua tahun lalu, dan trek sirkuitnya tidak menarik," kata Rossi.

"Lintasannya sangat membosankan. Di sana tidak banyak terdapat tikungan, hanya lintasan-lintasan lurus yang panjang. Menurut saya, itu bukan sirkuit yang bagus," kata dia lagi.

Sirkuit Chang memiliki panjang 4,5 kilometer dan terdiri dari 12 tikungan. Sirkuit ini sudah masuk dalam kalender balap World Superbike.

Baca juga: Jelena Ostapenko Tembus Final Roland Garros untuk Kali Pertama

"Dan juga, letak sirkuit ini sangat jelek, jauh dari mana-mana. Jadi, pada dasarnya saya tidak akan senang pergi ke Thailand (untuk balapan)," kata Rossi.

"Namun, kalau kami memang harus pergi, kami akan pergi," ujar pemilik sembilan gelar juara dunia tersebut.

Rossi saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara (75 poin), di bawah rekan satu timnya, Maverick Vinales (105), dan pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso (79).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.