Kompas.com - 26/05/2017, 21:28 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek renovasi di Kolam Renang Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (24/3/2017). Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang akan menjadi venue penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018 mendatang bakal direnovasi dengan standar internasional untuk pertandingan olahraga dan ditargetkan selesai pada November 2017. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPekerja menyelesaikan proyek renovasi di Kolam Renang Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (24/3/2017). Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang akan menjadi venue penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018 mendatang bakal direnovasi dengan standar internasional untuk pertandingan olahraga dan ditargetkan selesai pada November 2017.
EditorTjahjo Sasongko


JAKARTA. Kompas.com  - Panitia Penyelenggara Asian Games (AG) 2018 atau INASGOC hingga saat ini belum menetapkan waktu pelaksanaan test event mengingat pembangunan lokasi pertandingan kejuaraan empat tahunan ini masih berjalan.

"Memang benar. Waktu test event memang belum ditetapkan. Tadi kita sudah melaporkan ke Menko PMK soal ini. Target kami sebelum Lebaran sudah ada keputusan," kata Deputi I INASGOC Muddai Madang di sela pertemuan dengan Menko PMK Puan Maharani di Kantor KOI Senayan, Jakarta, Jumat.

Dengan belum adanya penetapan waktu pelaksanaan test event, kata dia, INASGOC juga belum bisa menentukan negara mana saja yang bakal diundang. Padahal untuk mengirimkan undangan semuanya harus sudah jelas sehingga tidak akan muncul pertanyaan di kemudian hari.

Sesuai dengan rencana, test event yang salah satu tujuannya untuk mencoba lokasi pertandingan terutama yang berada di Jakarta ini akan dilakukan akhir tahun ini.    "Sebenarnya untuk jumlah negara yang diundang sudah ditentukan yaitu sepuluh negara. Tapi untuk negara mana saja yang diundang belum ditetapkan," kata Muddai menambahkan.

Mantan ketua umum KONI Sumatera Selatan itu mengatakan meski belum menentukan negara mana saja yang akan diundang pihaknya telah menentukan kriterianya. Pihaknya ingin, Indonesia sebagai tuan rumah mampu bersaing dengan nagara-negara yang diundang.

"Kita akan mengundang empat sampai lima negara yang levelnya di atas kita. Namun, kita juga akan mengundang negara yang levelnya di bawah kita supaya kita tidak langsung kalah. Kan tidak seru jika minimal tidak sampai semifinal," katanya menegaskan.

Meski waktu pelaksanaan belum ditetapkan, INASGOC tetap melakukan persiapan sesuai dengan jadwal. Pihaknya berharap pelaksanaan test event kejuaraan empat tahunan bisa berjalan lancar karena kegiatan tersebut tidak hanya mencoba lapangan namun juga terkait manajemen pelaksanaan Asian Games 2018. "Soal program semuanya sesuai Asian Games, namun soal kualitas tidak harus sama," kata pria yang juga menjadi wakil ketua umum KOI itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait cabang olahraga yang dipertandingkan, Muddai menjelaskan tidak ada perubahan yaitu 10 cabang olahraga yaitu atletik, panahan, bola basket, bulutangkis, tinju, sepakbola, pencak silat, taekwondo, bola voli dan angkat besi.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.