Kompas.com - 06/05/2017, 18:26 WIB
20 pebulu tangkis nasional yang akan tampil pada Piala Sudirman 2017 berpose di lapangan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Sabtu (6/5/2017). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA20 pebulu tangkis nasional yang akan tampil pada Piala Sudirman 2017 berpose di lapangan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Sabtu (6/5/2017).
|
EditorPipit Puspita Rini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Susy Susanti menyatakan tim Indonesia memasang target lolos ke semifinal pada Piala Sudirman 2017.

Namun, Susy optimistis para pemain punya kans untuk melangkah lebih jauh.

Piala Sudirman 2017 bakal berlangsung di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei. Pada turnamen ini, Indonesia mengirimkan 20 pebulu tangkis yang terdiri dari 10 pemain putra dan 10 putri.

"Target realistis adalah semifinal. Namun, kami yakin selalu ada kesempatan dan saya tetap positive thinking," ujar Susy saat ditemui di pelatnas bulu tangkis Indonesia, Cipayung, Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

"Kami beberapa kali menjadi underdog, tetapi kami bisa melewati target. Kami harap semoga itu terjadi juga pada Piala Sudirman. Tidak ada yang tidak mungkin dan kami akan berusaha maksimal," kata eks pebulu tangkis peraih medali emas pada Olimpiade Barcelona 1992 itu.

Susy juga membahas soal absennya Liliyana Natsir pada Piala Sudirman 2017. Pasangan Tontowi Ahmad itu tak masuk skuad Indonesia karena belum sepenuhnya pulih dari cedera.

Posisi Butet akhirnya digantikan oleh Gloria Emanuelle Widjaja. Susy yakin Gloria bisa mengisi peran Butet dengan baik.

"Gloria sebetulnya sudah beberapa kali dipasangkan dengan  Owi (Tontowi). Dilihat dari prestasi terakhir, mereka sudah ada kecocokan," tutur Susy.

"Kami harapkan pada sisa waktu ini mereka bisa meningkatkan performa agar lebih baik lagi," ucap dia menambahkan.

Pada babak penyisihan Piala Sudirman 2017, Indonesia tergabung di Grup 1D bersama Denmark dan India. Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan India pada 23 Mei.

Sepanjang sejarah, Indonesia baru satu kali menjadi juara Piala Sudirman, yakni saat turnamen pertama kali digelar pada 1989.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X