Kompas.com - 02/05/2017, 14:56 WIB
Executive Director Mercedes AMG Petronas Formula 1, Toto Wolff, tersenyum saat berada di paddock Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, pada hari balapan GP Bahrain, Minggu (16/4/2017). ANDREJ ISAKOVIC/AFP PHOTOExecutive Director Mercedes AMG Petronas Formula 1, Toto Wolff, tersenyum saat berada di paddock Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, pada hari balapan GP Bahrain, Minggu (16/4/2017).
EditorPipit Puspita Rini

SOCHI, KOMPAS.com - Pebalap Mercedes asal lnggris, Lewis Hamilton, menutup balapan GP Rusia di Sochi Autodrom, Minggu (30/4/2017), dengan finis di urutan keempat.

Namun, dia berjarak 36 detik lebih dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas (Finlandia), yang akhirnya memenangi balapan.

Hal inilah yang membuat tim Mercedes penasaran, apa yang salah dengan Hamilton.

"Menurut saya, ada kalanya kita salah memilih jalan. Hal ini berkaitan dengan fungsi ban. Kalian sudah melihat bagaimana performa tim bisa sangat bagus atau sangat jelek," kata Toto Wolff, Executive Director Mercedes.

"Red Bull contohnya. Pada balapan sebelumnya di Bahrain, mereka sangat bagus dengan ban supersoft, dan ketika memakai ban hard, mereka kesulitan," ujar Wolff.

Wolff mengatakan bahwa timnya akan melakukan investigasi mengapa Hamilton kesulitan dengan ban yang dia pakai saat di Rusia, sementara Bottas tidak banyak mengalami masalah.

"Kalian bisa lihat mobil Valtteri sangat komptetitif dengan ban ultrasoft pada awal balapan, tetapi tidak terlalu saat memakai ban supersoft," ujar Wolff tentang balapan GP Rusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mengapa hal itu tidak berlaku pada mobil Lewis. Kami harus mencari tahu, saya tidak ingin berspekulasi," ujar dia menanmbahkan.

Saat balapan, Hamilton sempat mengabarkan ke tim melalui radio bahwa ada masalah dengan mobilnya. Dia berhasil bertahan hingga menyelesaikan balapan.


Namun, dia tidak bisa bersaing dengan tiga pebalap di depannya. Duo Ferrari, Sebastian Vettel (Jerman) dan Kimi Raikkonen (Finlandia) finis di urutan kedua dan ketiga, di belakang Bottas.

"Dia tahu bagaimana balapan di sini, dia dua kali menang di sini (2014, 2015), jadi dia punya rekor yang sangat bagus saat balapan di Sochi," ucap Wolff.

"Jadi, ada sesuatu antara mobil, ban, dan pebalap yang tidak selaras. Kami harus mencari apa itu," kata Wolff menambahkan.

Setelah empat seri musim ini, Mercedes memimpin klaseman untuk kategori tim. Namun, dengan 136 poin yang dimiliki, Mercedes hanya unggul satu poin atas Ferrari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Liga Indonesia
Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Liga Inggris
Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Liga Indonesia
5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

Liga Inggris
Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Liga Indonesia
PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

Liga Indonesia
Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Motogp
Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Kick-off 19.00 WIB

Jadwal Siaran Langsung Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Kick-off 19.00 WIB

Liga Indonesia
Menpora Nilai DBL Berkaitan Erat dengan DBON

Menpora Nilai DBL Berkaitan Erat dengan DBON

Sports
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Menanti Aksi Bagus Kahfi

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Menanti Aksi Bagus Kahfi

Liga Indonesia
Cerita Kegagalan Valentino Rossi Hipnotis Bagnaia di Sirkuit Misano

Cerita Kegagalan Valentino Rossi Hipnotis Bagnaia di Sirkuit Misano

Motogp
Jadwal Piala Liga Inggris: Man City hingga Liverpool Main Pekan Ini

Jadwal Piala Liga Inggris: Man City hingga Liverpool Main Pekan Ini

Liga Inggris
Jadwal French Open 2021: Fajar/Rian, Gregoria dkk Mulai Perjuangan Hari Ini

Jadwal French Open 2021: Fajar/Rian, Gregoria dkk Mulai Perjuangan Hari Ini

Badminton
3 Penyebab Ruang Ganti Man United Kian 'Panas' bagi Solskjaer

3 Penyebab Ruang Ganti Man United Kian "Panas" bagi Solskjaer

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.