Kompas.com - 24/04/2017, 09:26 WIB
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, merayakan bersama tim setelah berhasil finis di urutan pertama pada balapan GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu (23/4/2017). MOTOGP.COMPebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, merayakan bersama tim setelah berhasil finis di urutan pertama pada balapan GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu (23/4/2017).
EditorPipit Puspita Rini

AUSTIN, KOMPAS.com - Duel antara Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) gagal terwujud pada balapan GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu (23/4/2017).

Persaingan dua pebalap Spanyol tersebut tersaji pada empat sesi latihan bebas (free practice), sesi kualifikasi, dan berlanjut hingga sesi pemanasan. Persaingan keduanya diprediksi akan ketat saat balapan.

Namun, semua prediksi langsung runtuh menyusul jatuhnya Vinales pada awal balapan. Bagi Vinales, ini merupakan kali pertama dia gagal finis dari tiga balapan musim ini.


Marquez akhirnya finis di urutan pertama dan mempertahankan rekor selalu menang dari lima kali balapan di Austin. Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) menyusul finis di urutan kedua.

"Jika Maverick tidak jatuh, mungkin akan lebih sulit buat saya, mungkin juga tidak, karena terkadang Valentino lebih cepat dari dia. Namun, sudah pasti, duel dengan Maverick akan terjadi, capat atau lampat," kata Marquez.

Marquez mengaku tidak bisa bersaing dengan Maverick pada dua balapan sebelumnya karena level kecepatan motornya masih tertinggal cukup jauh, bahkan dibandingkan dengan Rossi.

"Di MotoGP butuh (tontonan) persaingan untuk menang hingga lap terakhir dan sudah pasti duel dengan Maverick akan terjadi. Kalian akan menikmatinya, tetapi kami akan menderita!" ujar pebalap 24 tahun tersebut.


Marquez mengaku menjalani persaingan di Austin sama seperti biasanya. Namun, Marquez tidak menampik bahwa dia berusaha lebih dari biasanya karena adanya tekanan dari Vinales.

"Dengan ban keras yang saya pilih, saya hanya punya satu strategi, menunggu di awal dan memahami kondisi ban depan, lalu memacu maksimal pada pertengahan balapan, dan selesai," kata Marquez.

"Saya tidak mengubah strategi, tetapi mungkin jika Vinales bertahan, saya harus berusaha lebih keras lagi di bagian akhir karena pada pertengahan balapan saya sudah membuka jarak cukup jauh, lalu menjaga kondisi ban," ujar dia.

Kemenangan di Austin memberi Marquez tambahan 25 poin. Kini dia berada di urutan ketiga klasemen dengan 38 poin, di bawah Rossi dan Vinales.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shin Tae-yong Sayangkan Pengunduran Mendadak Jadwal FIFA Matchday

Shin Tae-yong Sayangkan Pengunduran Mendadak Jadwal FIFA Matchday

Liga Indonesia
Jadwal Lanjutan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Lanjutan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
Kata-kata Pertama Witan Sulaeman Usai Direkrut FK Senica

Kata-kata Pertama Witan Sulaeman Usai Direkrut FK Senica

Liga Lain
Keluar dari BAM, Lee Zii Jia Resmi Dilarang Bermain 2 Tahun

Keluar dari BAM, Lee Zii Jia Resmi Dilarang Bermain 2 Tahun

Badminton
Persib Masih Berada di Jalur Juara, Umuh Muchtar Tetap Minta Tim Berbenah

Persib Masih Berada di Jalur Juara, Umuh Muchtar Tetap Minta Tim Berbenah

Liga Indonesia
Profil Samantha Kerr, Pemain Chelsea 'Setara' dengan Lionel Messi

Profil Samantha Kerr, Pemain Chelsea "Setara" dengan Lionel Messi

Sports
16 Persen dari Jumlah Pemain Premier League Sama Sekali Belum Dapat Vaksinasi Covid-19

16 Persen dari Jumlah Pemain Premier League Sama Sekali Belum Dapat Vaksinasi Covid-19

Liga Inggris
Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Australia: Sam Kerr 5 Gol, Garuda Pertiwi Kalah 0-18

Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Australia: Sam Kerr 5 Gol, Garuda Pertiwi Kalah 0-18

Liga Indonesia
Resmi! Witan Sulaeman Bergabung dengan FK Senica

Resmi! Witan Sulaeman Bergabung dengan FK Senica

Liga Lain
Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-18

Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-18

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Australia, The Matildas Semakin Menjauh 13-0

Timnas Putri Indonesia Vs Australia, The Matildas Semakin Menjauh 13-0

Liga Indonesia
HT Indonesia Vs Australia: Bintang Chelsea Quattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-9

HT Indonesia Vs Australia: Bintang Chelsea Quattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-9

Liga Indonesia
Indonesia Vs Australia, Modal 'Nekat' Garuda Pertiwi di Piala Asia 2022

Indonesia Vs Australia, Modal "Nekat" Garuda Pertiwi di Piala Asia 2022

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Australia - Sam Kerr Hattrick, Matildas Unggul 6-0

Timnas Putri Indonesia Vs Australia - Sam Kerr Hattrick, Matildas Unggul 6-0

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-3 dalam 14 Menit

Timnas Putri Indonesia Vs Australia, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-3 dalam 14 Menit

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.