Kompas.com - 14/04/2017, 13:13 WIB
Tenis, ilustrasi Tenis, ilustrasi
EditorTjahjo Sasongko


JAKARTA, Kompas.com - Petenis remaja asal Kazakhstan, Arsan Arashov dijatuhi hukuman larangan bertanding selama dua tahun setelah terbukti postif mengonsumsi obat terlarang.

Arashov terbukti positif mengonsumi asuapan terlarang jenis meldonium. Hal ini diumumkan oleh federasi tenis internasional (ITF), Kamis (13/04/2017).

Petenis berusia 17 tahun ini saat ini menempati peringkat 1.729 di dunia. Ia terbukti positif mengonsumsi meldonium saat mengikuti  pertandingan ITF di Gandia, Spanyol pada awal Juli 2016.

Hukuman larangan bertanding yang dijatuhkan pun berlaku surut mulai 30 September 2016.

Isu obat terlarang jenis meldonium telah "mematikan" olah raga Rusia. Bahkan petenis utama Rusia, Maria Sharapova juga terbukti positif mengonsumi jenis ini saat mengikuti Australia Open, Januari 2016.

Ia dijatuhi hukuman larangan bertanding selama dua tahun, namun hukumannya dikurangi menjadi 15 bulan. Hukuman Sharapova berakhir April ini. Ia akan kembali mengikuti pertandingan di Stuttgart pada 26 April mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.