Kalla Minta Asian Games Gelar Pertandingan yang Dikenal Masyarakat

Kompas.com - 04/04/2017, 18:33 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta rombongan memantau persiapan Asian Games 2018 dengan mengunjungi Wisma Atlet Kemayoran, Minggu (26/3/2017). BOLA/ERLY BAHTIARWakil Presiden Jusuf Kalla beserta rombongan memantau persiapan Asian Games 2018 dengan mengunjungi Wisma Atlet Kemayoran, Minggu (26/3/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, hingga kini masih menunggu usulan dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan Panitia Nasional Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) terkait 36 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Asian Games tahun depan.

"Saya belum terima usulan dari Menpora, tapi, saya kira hari ini dia akan kasih," kata Kalla di Kantor Wapres, Selasa (4/4/2017).

Wapres yang sebelumnya ditunjuk sebagai Ketua Tim Pengarah Asian Games 2018 meminta anggaran penyelenggaraan Asian Games dipangkas.

Imbasnya, berdampak terhadap jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dari semula 42 cabang menjadi 36 cabang.

Menurut Jusuf Kalla, panitia dan Kemenpora harus menjadikan ketertarikan masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sebagai salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan.

"Kalau olahraganya tidak dikenal kan penontonnya enggak ada. Enggak enak juga itu. Kalau olahraga yang sama sekali Anda tidak tahu, penontonnya juga pasti bingung," ujar Jusuf Kalla.

(Baca juga: Imam Nahrawi: Tak Mudah Putuskan 6 Cabor yang Akan Dihapus dari Asian Games 2018)

Beberapa waktu lalu, Wapres Jusuf Kalla menyebut bahwa pemerintah mengandalkan hasil penjualan tiket pertandingan sebagai salah satu sumber pendanaan Asian Games.

Pasalnya, menurut dia, pemerintah tak mungkin mengandalkan APBN untuk mendanai seluruh penyelenggaraan Asian Games.

Selain itu, Jusuf Kalla menambahkan, harus dapat dipastikan bahwa atlet Indonesia dapat berprestasi dalam setiap cabang yang dipertandingkan.

"Karena itu di mana-mana saya katakan, bikin dulu kejurnas tiga sampai empat kali, kalau sudah ada prestasi barulah masuk Asian Games. Jangan tiba-tiba masuk, ini kan bukan hal yang main-main," ujarnya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Badminton
Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi 'Bencana'

Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi "Bencana"

Sports
Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Sports
Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Badminton
Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Sports
Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Liga Indonesia
Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Liga Indonesia
Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Liga Indonesia
Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Liga Indonesia
Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Sports
Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Liga Indonesia
Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Liga Indonesia
Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Sports
Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X