Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan

Kompas.com - 26/03/2017, 22:19 WIB
 

Wisma atlet dan media yang terletak dii Kemayoran tak lepas dari kunjungan yang juga didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono, menpora, Imam Nahrawi, Sesmenpora, Gatot S Dewabroto, Presiden INASGOC, Erick Thohir, Dirjen Cipta Karya, Sri Hartoyo, Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, Direktur Gelora Bung Karno, Winarno, dan Ketua Satgas Infrastruktur, Imam S Ernawi. INASGOC Wisma atlet dan media yang terletak dii Kemayoran tak lepas dari kunjungan yang juga didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono, menpora, Imam Nahrawi, Sesmenpora, Gatot S Dewabroto, Presiden INASGOC, Erick Thohir, Dirjen Cipta Karya, Sri Hartoyo, Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, Direktur Gelora Bung Karno, Winarno, dan Ketua Satgas Infrastruktur, Imam S Ernawi.
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 di Jakarta nantinya akan diwariskan kepada masyarakat.

"Perkampungan ini nanti hanya akan dipakai, katakanlah sebulan atau nanti tambah 'paraolimpic' sebagiannya, setelah itu nanti untuk masyarakat, apakah rusunawa, apakah milik, nanti kita atur kemudian," kata JK setelah meninjau proyek Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu.

Oleh karena itu, Wapres menegaskan pembangunan kompleks apartemen yang terdiri atas tujuh gedung itu harus memenuhi standar kualitas dan tenggat waktu.

"Ini 'kan sangat penting kualitasnya, walaupun baik sekali, tapi tidak selesai tepat waktu salah juga 'kan, dan walaupun selesai cepat, tapi kualitasnya jelek salah juga," kata dia seperti dikutip Antara.

JK menilai dari mulai penancapan tiang pertama pada awal 2016 lalu hingga saat ini proses pembangunan Wisma Atlet Kemayoran sudah memenuhi syarat kualitas dan tenggat waktu.

"Tapi ini kita sudah memenuhi syarat kualitas dan waktu, 'Insya Allah' terpenuhi sehingga kita berterima kasih kepada semua pelaksana mulai dari menterinya dan para pekerja di sini," kata dia.

"Mereka kerja di sini sampai jam 1 malam, jangan lupa itu. Itu cukup berbakti lah untuk mengejar waktu," imbuh JK.

Selain meninjau pembangunan Wisma Atlet Kemayoran, Wapres selaku Ketua Pengarah Panitia Asian Games 2018 juga menginspeksi proyek renovasi kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, yakni Stadion Utama GBK, sarana Aquatik, dan Istora Senayan.

Wapres RI juga berkunjung ke stadion atletik Velodrome, Jakarta Timur, arena pacuan kuda Equestrian Pulo Mas, Jakarta Timur.

Turut serta dalam kunjungan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, dan Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir.

"Perhatian wapres sangat luar biasa. Boleh dibilang ini kerja maraton beliau sebagai ketua tim pengarah Asian Games, setelah kemarin rapat terbatas dengan INASGOC selama 2 jam lebih, hari ini berkunjung ke Kawasan GBK, Pulomas, Rawamangun, dan juga Kemayoran. Singkat kata, beliau terkesan," ujar Erick Thohir. Saat meninjau Stadion Utama, Erick yang juga Ketua umum KOI menjelaskan pula tentang keberadaan Stadion yang akan digunakan untuk upacara pembukaan Asian Games 2018.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, hingga saat ini pembangunan dan renovasi venue berjalan lancar dan menunjukkan kemajuan hingga 53,95 persen. Rincian kemajuan terdiri dari kompleks Gelora Bung Karno (GBK) yang sudah mencapai 32,52 persen untuk tujuh paket pekerjaan yaitu 14 venues di kompleks sudah mencapai kemajuan pembangunan hingga 32,47 persen dan dua paket penataan kawasan GBK 37,34 persen.

Sementara untuk kompleks Kemayoran progres fisik mencapai 65,66 persen dengan rincian dua blok Wisma Atlet mencapai 65,61 persen dan satu paket penataan kawasan Wisma Atlet dengan progres 29,97 persen. Sedangkan, kompleks Jakabaring Palembang sudah mencapai kemajuan hingga 46,89 persen dengan rincian dua paket Wisma Atlet 98,71 persen dan dua paket pekerjaan venues 8,78 persen.

"Kunjungan wapres sudah kian memotivasi kami untuk bekerja tepat waktu. Kami mantargetkan semua venue akan selesai Oktober tahun 2017 sehingga bisa digunakan untuk test event," ujar Basuki.

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X