Kompas.com - 17/03/2017, 22:34 WIB
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com - Usai kemenangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di All England 2017, kini keduanya secara resmi menduduki tahta tertinggi rangking dunia ganda putra.
 
Marcus/Kevin pekan lalu ada di peringkat lima dunia, usai meraih gelar All England yang bernilai 11 ribu poin, rangking mereka langsung meroket ke posisi puncak.

Prestasi ini merupakan catatan positif bagi bulutangkis Indonesia, khususnya sektor ganda putra. Tentunya ini dapat membangkitkan semangat para pebulutangkis Tanah Air, apalagi Indonesia pernah merajai sektor ganda putra dunia di era 90-an. Titel rangking satu dunia terakhir kali dimiliki ganda putra Indonesia pada tahun 2014 silam lewat rentetan prestasi gemilang Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

“Senang ya bisa berada di rangking satu dunia. Tetapi ini tidak berpengaruh besar karena kalau ikut banyak turnamen, rangking pasti mengikuti,” kata Kevin saat ditanya komentarnya.

“Kami mau fokus saja dulu ke turnamen India Open Super Series 2017. Tahun lalu kami juara di sana, jadi kami berharap bisa mempertahankan rangking satu dunia ini,” sambung Kevin.

“Seneng lah sekarang bisa jadi nomor satu dunia, tetapi kami jangan cepat puas. Kami kan mau mempertahankan rangkingnya, buat apa kalau cuma sebentar rangking satu nya. Selanjutnya masih banyak turnamen yang harus kami ikuti, semoga kami bisa konsisten,” tambah Marcus.

Sementara itu, Kepala Pelatih Ganda Putra Herry Iman Pierngadi menyambut baik raihan anak-anak didiknya tersebut.

“Tentunya senang, karena regenerasi di ganda putra berjalan sesuai yang diharapkan. Target utama Kevin/Marcus selanjutnya adalah Kejuaraan Dunia 2017. Rangking itu mengikuti hasil pertandingan, diusahakan bisa tetap di empat besar supaya dapat undian yang bagus di turnamen,” ucap Herry.

Saat ini Herry tengah berada di Basel, Swiss, untuk mendampingi tim ganda putra di Swiss Open Grand Prix Gold 2017. Ini sebabnya ia tak dapat bersama Marcus/Kevin saat disambut meriah di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (14/3) lalu. Namun Herry mengaku sangat bangga atas prestasi Marcus/Kevin, walaupun pada awal turnamen ia mengaku tak menyangka Marcus/Kevin akan merebut titel bergengsi ini.

“Kalau dari awal turnamen sih belum nyangka, setelah masuk final, saya yakin mereka bisa jadi juara. Kuncinya justru saat mereka menang di semifinal melawan pasangan Denmark (Mads Pieler Kolding/Mads Conrad Petersen),” tutur Herry.

“Waktu di Birmingham (Inggris), saya hanya ngobrol saat mau main (final), kami diskusi menentukan pola main. Di luar itu, ada dua-tiga kali saya makan bareng sama Kevin di restoran, tapi tidak bahas main, cerita-cerita apa saja, biar dia merasa enjoy dan rileks saat mau bertanding,” cerita Herry.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: 2 Peluang dalam 1 Menit

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: 2 Peluang dalam 1 Menit

Sports
5 Laga ONE Championship Terbaik pada Paruh Pertama 2022: Ada Aksi Petarung Indonesia

5 Laga ONE Championship Terbaik pada Paruh Pertama 2022: Ada Aksi Petarung Indonesia

Sports
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Ketum PSSI Beberkan Laporan dari Shin Tae-yong

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Ketum PSSI Beberkan Laporan dari Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Terjebak 3 Offside dalam 15 Menit Awal

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Terjebak 3 Offside dalam 15 Menit Awal

Sports
Kurniawan Dwi Yulianto Segera Terbang ke Klub Liga Italia Como 1907

Kurniawan Dwi Yulianto Segera Terbang ke Klub Liga Italia Como 1907

Liga Indonesia
Lisandro Martinez, Satu Peluru untuk Tiga Masalah Man United

Lisandro Martinez, Satu Peluru untuk Tiga Masalah Man United

Liga Inggris
Final Malaysia Open 2022: Rekor Pertemuan Axelsen Vs Kento Momota

Final Malaysia Open 2022: Rekor Pertemuan Axelsen Vs Kento Momota

Sports
Rekap Malaysia Open 2022: Fajar/Rian dan Apriyani/Fadia Menang, Indonesia Punya 2 Wakil di Final

Rekap Malaysia Open 2022: Fajar/Rian dan Apriyani/Fadia Menang, Indonesia Punya 2 Wakil di Final

Badminton
Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Ferrari Kapten

Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Ferrari Kapten

Sports
Monza Punya Ide Gila, Duetkan Icardi dan Dybala!

Monza Punya Ide Gila, Duetkan Icardi dan Dybala!

Liga Italia
Ke Final Malaysia Open 2022, Fajar/Rian Bikin Lawan Tertekan di Rumah Sendiri

Ke Final Malaysia Open 2022, Fajar/Rian Bikin Lawan Tertekan di Rumah Sendiri

Badminton
Hasil Malaysia Open 2022: Penantian Pahit Jonatan Christie

Hasil Malaysia Open 2022: Penantian Pahit Jonatan Christie

Sports
Hasil Piala AFF U19 2022: Diwarnai Kartu Merah, Thailand Menang 1-0 atas Filipina

Hasil Piala AFF U19 2022: Diwarnai Kartu Merah, Thailand Menang 1-0 atas Filipina

Liga Indonesia
Malaysia Open 2022: Apriyani/Fadia Sudah Paham Gaya Lawan di Final

Malaysia Open 2022: Apriyani/Fadia Sudah Paham Gaya Lawan di Final

Badminton
Link Live Streaming Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Kickoff 20.30 WIB

Link Live Streaming Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Kickoff 20.30 WIB

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.