Temui Wapres, Puan dan Menpora Laporkan Persiapan Asian Games 2018

Kompas.com - 07/03/2017, 21:18 WIB
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Istana Wapres, Selasa (7/3/2016). KOMPAS.com/DANI PRABOWOMenteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Istana Wapres, Selasa (7/3/2016).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar rapat terkait penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 di Kantor Wakil Presiden, Selasa (7/3/2017).

Rapat dilakukan setelah sebelumnya Wapres ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Panitia Pengarah Asian Games 2018.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Rapat yang dilangsungkan secara tertutup itu digelar selama kurang lebih satu jam.

"Saya bersama Menpora baru saja menemui Bapak Wapres untuk melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan Asian Games. Sesuai dengan keputusan Bapak Presiden, yang bertanggung jawab adalah Bapak Wapres," kata Puan di Kantor Wapres.

Dalam rapat tersebut dibahas terkait kesiapan infrastruktur, timeline hingga anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Asian Games.

Adapun dana yang diusulkan panitia nasional penyelenggara Asian Games (Inasgoc) sebesar Rp 8,7 triliun. Sementara, sejauh ini dana yang telah dialokasikan di dalam APBN 2017 sebesar Rp 500 miliar.

Namun, dana tersebut belum dapat dicairkan lantaran masih menunggu peraturan presiden terkait pengadaan barang dan jasa ditandatangani Presiden Joko Widodo.

"Memang ini sudah kami komunikasikan dengan Kementerian Keuangan dengan Ibu Menkeu juga," ujar Puan.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi melaporkan kesiapan atlet dalam menghadapi perhelatan empat tahunan tersebut.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu, saat ini pelatihan difokuskan terhadap cabang olahraga yang menjadi unggulan Indonesia selama ini, seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panahan.

"Karenanya Bapak Wapres memberikan arahan bahwa sebisa mungkin harus ada prioritas cabang yang kemudian dijelaskan kepada OCA (Olympic Council of Asia)," kata Imam.

Sementara itu, untuk cabang olah aga yang tidak memungkinkan untuk meraih prestasi, harus segera dievaluasi. Lebih jauh, Wapres menekankan agar seluruh panitia optimal dalam menyiapkan perhelatan akbar di dunia olahraga tersebut.

"Nah ini yang terus memotivasi kami untuk bekerja sebaik mungkin," ujarnya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Badminton
Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi 'Bencana'

Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi "Bencana"

Sports
Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Sports
Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Badminton
Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Sports
Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Liga Indonesia
Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Liga Indonesia
Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Liga Indonesia
Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Liga Indonesia
Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Sports
Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Liga Indonesia
Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Liga Indonesia
Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Sports
Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X