Kompas.com - 03/03/2017, 08:57 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri) saat aksi juggling di lapangan milik Aji Santoso International Football Academi (Asifa) Kota Malang, Minggu (5/2/2017) Kontributor Malang, Andi HartikMenteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri) saat aksi juggling di lapangan milik Aji Santoso International Football Academi (Asifa) Kota Malang, Minggu (5/2/2017)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga mengantongi anggaran Rp 500 miliar untuk pembiayaan persiapan Asian Games 2018.

"Tinggal mengeluarkan saja dan tentu pemanfaatannya itu dilakukan oleh penyelenggara," ujar Menpora Imam Nahrawi di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Imam memastikan, penggunaan anggaran itu telah memiliki payung hukum. Sebab, Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Presiden tentang pengadaan barang dan jasa.

Adapun, soal dari mana pemerintah bisa mendapatkan sisa kebutuhan anggaran sebesar Rp 2,3 triliun, Imam belum bisa berbicara lebih jauh.

"Sisa (kebutuhan) anggaran ini harus dibedah kembali. Di-review kembali kebutuhan-kebutuhan detilnya seperti apa, baik dilakukan Inspektorat Kemenpora atau Kementerian Keuangan dan BPKP. Jadi ini masih kita lihat," ujar Imam.

Ia berharap, pembiayaan perhelatan kompetisi olahraga se-Asia itu tidak hanya bersumber pada APBN. Namun juga bersumber pada pihak sponsor.

Imam meminta tak perlu ada kekhawatiran berlebih soal pemenuhan anggaran. Ketersediaan anggaran sebesar Rp 500 miliar ini bukan sebagai bentuk keterlambatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena memang TOR-nya baru diserahkan INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) awal bulan di 2017 ini sehingga penganggaran maksimal bukan sekarang. Enggak terlambat kok, masih ada waktu," ujar Imam.

Ditanya soal kemungkinan pemerintah mengeluarkan surat utang demi pemenuhan biaya Asian Games, Imam mengaku belum mengetahui rencana itu.

"Saya baru dengar itu. Saya belum tahu. Tapi itu kan domainnya Kementerian Keuangan ya," ujar dia.

Ia pun yakin pemerintah dan penyelenggara dapat memenuhi sumber pembiayaan Asian Games 2018.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X