Irene Kharisma Ingin Cetak Sejarah pada Kejuaraan Dunia Catur

Kompas.com - 02/02/2017, 17:23 WIB
Pecatur Indonesia, Irene Kharisma, berpose saat menghadiri konferensi pers soal partisipasinya dalam Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2017, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (1/2/2017). NUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.comPecatur Indonesia, Irene Kharisma, berpose saat menghadiri konferensi pers soal partisipasinya dalam Kejuaraan Dunia Catur Wanita 2017, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (1/2/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com — Pecatur wanita nasional, Irene Kharisma Sukandar, akan berjuang dalam Kejuaraan Dunia Catur Wanita di Teheran, Iran, pada 10 Februari hingga 5 Maret 2017.

Untuk tahun ini, kejuaraan dunia bakal diikuti 64 pecatur wanita yang merupakan hasil kualifikasi di empat benua. Rinciannya adalah 28 wakil Eropa, delapan wakil Amerika, 12 wakil Asia, dan tiga wakil Afrika.

Bagi Irene, ini adalah kejuaraan dunia keduanya. Sebelumnya, dia pernah berpartisipasi pada Kejuaraan Dunia Catur Wanita di Sochi, Rusia, Maret 2015.

Kini, pada usianya yang ke-24 tahun, Irene tentunya semakin matang. Terlebih lagi, dia sempat dilatih oleh pecatur wanita kelas dunia, Susan Polgar, saat kuliah pasca-sarjana di Webster University, Amerika Serikat.

"Saya lebih percaya diri ketimbang kejuaraan dunia dua tahun lalu. Saya akan mencoba untuk rileks dan berupaya sekeras mungkin," ucap Irene saat sesi konferensi pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Pada kejuaraan dunia sebelumnya, Irene merupakan unggulan ke-39. Namun, dia tersingkir pada putaran pertama dari pecatur Georgia, Salome Melia.

Untuk tahun ini, Irene ingin menjadi pecatur wanita Indonesia pertama yang lolos hingga putaran kedua kejuaraan dunia. Perjuangan itu tentunya tak mudah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, pada putaran pertama, dia akan menghadapi pecatur Qatar kelahiran China, Zhu Chen.

Wanita 41 tahun itu adalah pecatur unggulan ke-33 dan pernah meraih medali emas olimpiade catur 1998, 2000, dan 2002.

Meski demikian, Irene tetap bersikap optimistis. Ia mengaku telah mempelajari berbagai teknik dan sudah memprediksi lawannya tersebut.

Selama dua tahun terakhir, Irene juga telah mengikuti 13 turnamen internasional dengan hasil yang selalu bagus dan stabil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ronaldo Muncul di Pramusim Juventus, Allegri Jelaskan Rencana Khusus

Ronaldo Muncul di Pramusim Juventus, Allegri Jelaskan Rencana Khusus

Liga Italia
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Sports
Kata Praveen/Melati Saat Tahu Hasil Undian Perempat Final Badminton Olimpiade Tokyo

Kata Praveen/Melati Saat Tahu Hasil Undian Perempat Final Badminton Olimpiade Tokyo

Badminton
Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Hadapi Laga 'Hidup Mati'

Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Hadapi Laga "Hidup Mati"

Badminton
Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Laga Terakhir Fase Grup

Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Laga Terakhir Fase Grup

Internasional
Tekad dan Jiwa Pemimpin Bersatu dalam Ayunan Raket Ganda Putri Indonesia!

Tekad dan Jiwa Pemimpin Bersatu dalam Ayunan Raket Ganda Putri Indonesia!

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - Jepang Salip China, Filipina Emas, Indonesia...

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - Jepang Salip China, Filipina Emas, Indonesia...

Sports
Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo: 3 Wakil Badminton dan 1 Atlet Panahan Main

Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo: 3 Wakil Badminton dan 1 Atlet Panahan Main

Sports
Pakar Transfer Dunia: Varane ke MU Tinggal Hitungan Jam atau Hari

Pakar Transfer Dunia: Varane ke MU Tinggal Hitungan Jam atau Hari

Liga Inggris
Pelatih Persib Mulai Skeptis dengan Penyelenggaraan Liga 1 2021

Pelatih Persib Mulai Skeptis dengan Penyelenggaraan Liga 1 2021

Liga Indonesia
Olimpiade Tokyo - Menang Dramatis, Lifter Filipina Raih Emas dan Ukir Sejarah

Olimpiade Tokyo - Menang Dramatis, Lifter Filipina Raih Emas dan Ukir Sejarah

Sports
PPKM Darurat, Penjaga Gawang PS Sleman Berlatih 3 Hal Ini

PPKM Darurat, Penjaga Gawang PS Sleman Berlatih 3 Hal Ini

Liga Indonesia
Arena Akuatik PON XX Papua 2021 Punya Kelengkapan Canggih

Arena Akuatik PON XX Papua 2021 Punya Kelengkapan Canggih

Sports
Lawan Wakil Tuan Rumah Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Diminta Siapkan Mental

Lawan Wakil Tuan Rumah Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Diminta Siapkan Mental

Badminton
Medali PON XX Papua 2021 Selesai Dibuat Akhir Agustus

Medali PON XX Papua 2021 Selesai Dibuat Akhir Agustus

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X