Daftar Atlet Positif Doping di Arena PON dan Peparnas

Kompas.com - 09/01/2017, 18:10 WIB
Pembukaan Pekan Olahraga Nasional XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Sabtu (17/9/2016). Pembukaan even akbar nasional yang berakhir pada 30 September ini, menampilkan permainan pencahayaan dipadu dengan parade kembang api dan diiringi suara gemuruh penonton. Parade diikuti 3000 penari dari berbagai komunitas hingga artis ibukota asal Jawa Barat. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPembukaan Pekan Olahraga Nasional XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Sabtu (17/9/2016). Pembukaan even akbar nasional yang berakhir pada 30 September ini, menampilkan permainan pencahayaan dipadu dengan parade kembang api dan diiringi suara gemuruh penonton. Parade diikuti 3000 penari dari berbagai komunitas hingga artis ibukota asal Jawa Barat.
EditorTjahjo Sasongko


BANDUNG, Kompas.com - Sebanyak 12 atlet Pekan Olahraga Nasional XIX dan dua atlet Pekan Paralimpik Nasional XV Jawa Barat dinyatakan positif menggunakan doping, demikian dikatakan Ketua Umum PON dan Peparnas 2016 Ahmad Heryawan (Aher).

"Setelah mengambil sampel urine dari pemenang medali emas dan perak dan pemecah rekor nasional, dikirim ke National Dope Testing Laboratory, di India, untuk proses analisa lebih lanjut dan diketahui hasilnya ada 12 atlet PON positif doping dan dua atlet Peparnas positif doping," kata Aher dalam jumpa pers, di Gedung Sate Bandung, Senin.

Ia mengatakan sebelumnya Koordinator Pengawasan Doping Bidang Kesehatan PB PON XIX dan Peparnas XV telah melakukan sejumlah prosedur terkait pengawasan terhadap doping, dengan mengambil sampel urine atlet pemenang medali emas, perak dan pemecah rekor nasional.

"Untuk PON, ada 476 sampel urine dan sebanyak 464 sampel dinyatakan negatif (doping) dan 12 dinyatakan positif (doping) dan ada 130 sampel urine untuk Peparnas XV kemudian sebanyak 128 urine dinyatakan negarif (doping) dan dua dinyatakan positif (doping)," ujar Aher.

Ia menuturkan ke-12 atlet PON yang positif doping tersebut ialah delapan atlet dari cabang olahraga binaraga, satu atlet berkuda, satu atlet angkat berat, dan dua atlet dari cabang menembak.

"Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet," kata dia.

Sementara itu, lanjut Aher, untuk atlet Peparnas XV yang positif doping yakni satu atlet dari cabang olahraga atletik dari Jawa Barat dan satu atlet dari cabang olahraga tenis meja dari Maluku.

Ia sangat menyayangkan adanya atlet PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Jawa Barat yang positif doping karena hal tersebut mencederai semangat sportifitas olahraga dan merupakan tindak penipuan.

"Selain itu, untuk atlet PON dan Peparnas yang positif doping, medalinya dicabut, bonusnya tidak jadi diberikan dan pembatalan medali tidak akan mengubah posisi atau urutan," kata dia.

Kontingen Jabar mengumpulkan medali terbanyak dengan 217 emas, 157 perak, dan 157 perunggu. Jumlah seluruhnya 531 medali. Medali emas terakhir disumbangkan oleh cabor sepakbola.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Man City Vs Lyon, Kick-off 02.00 WIB

Link Live Streaming Man City Vs Lyon, Kick-off 02.00 WIB

Liga Champions
Raul Sanllehi Resmi Tinggalkan Arsenal di Tengah Rumor Penyelidikan Transfer Pepe

Raul Sanllehi Resmi Tinggalkan Arsenal di Tengah Rumor Penyelidikan Transfer Pepe

Sports
Respons Alberto Puig Setelah Repsol Honda Disebut Jadi Budak Marc Maquez

Respons Alberto Puig Setelah Repsol Honda Disebut Jadi Budak Marc Maquez

Motogp
Man City Vs Lyon, Legenda Liverpool Jagokan The Citizens di Liga Champions

Man City Vs Lyon, Legenda Liverpool Jagokan The Citizens di Liga Champions

Sports
Persiapan Persija Jelang Liga 1 2020, Lakukan Tes Swab Tanggal 18 Agustus

Persiapan Persija Jelang Liga 1 2020, Lakukan Tes Swab Tanggal 18 Agustus

Liga Indonesia
Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati, Casey Stoner Angkat Bicara

Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati, Casey Stoner Angkat Bicara

Motogp
Henry Masuk Daftar Calon Pengganti Setien di Barcelona

Henry Masuk Daftar Calon Pengganti Setien di Barcelona

Sports
Kualifikasi MotoGP Austria, Bukti Valentino Rossi Kurang Bersahabat dengan Red Bull Ring

Kualifikasi MotoGP Austria, Bukti Valentino Rossi Kurang Bersahabat dengan Red Bull Ring

Motogp
Laga Pemuncak Klasemen Sementara Awali Liga Thailand

Laga Pemuncak Klasemen Sementara Awali Liga Thailand

Liga Lain
Sebelum Gabung Chelsea, Hakim Ziyech Direkomendasikan ke AS Roma

Sebelum Gabung Chelsea, Hakim Ziyech Direkomendasikan ke AS Roma

Liga Inggris
Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2020, Lewis Hamilton Kembali ke Pole Position

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2020, Lewis Hamilton Kembali ke Pole Position

Sports
Penonton Boleh Saksikan Langsung Liga Thailand di Stadion

Penonton Boleh Saksikan Langsung Liga Thailand di Stadion

Liga Lain
Masih Pemulihan, Marc Marquez Belum Pasti Kembali Saat GP San Marino

Masih Pemulihan, Marc Marquez Belum Pasti Kembali Saat GP San Marino

Motogp
Kai Havertz Akan Bicara dengan Leverkusen soal Kans Hengkang ke Klub Lain

Kai Havertz Akan Bicara dengan Leverkusen soal Kans Hengkang ke Klub Lain

Sports
Hasil Kualifikasi MotoGP Austria: Alex Marquez Start Terbaik, Valentino Rossi Melempem

Hasil Kualifikasi MotoGP Austria: Alex Marquez Start Terbaik, Valentino Rossi Melempem

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X