Kompas.com - 21/12/2016, 18:40 WIB
Dua pebalap Pertamina Campos Racing, Mitch Evans (kanan) dan Sean Gelael, berpose dengan trofi yang mereka dapatkan setelah finis di urutan pertama dan kedua feature race GP2 Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Sabtu (2/7/2016) JAGONYA AYAMDua pebalap Pertamina Campos Racing, Mitch Evans (kanan) dan Sean Gelael, berpose dengan trofi yang mereka dapatkan setelah finis di urutan pertama dan kedua feature race GP2 Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Sabtu (2/7/2016)
|
EditorPalupi Annisa Auliani


KOMPAS.com -
Musim depan, Sean akan kembali membalap di ajang GP2. Apakah akan ada yang beda dari penampilannya pada musim balap 2016?

Mulai minggu pertama Desember 2016, Sean mengikuti serangkain tes di sirkuit Yas Marina Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Tes ini akan sekaligus menentukan pilihan tim yang akan dibelanya pada musim depan.

Tim Campos Racing, DAMS, dan Arden Internasional sudah masuk daftar pilihan tim.  Namun, kabar terakhir menyebutkan, Tim Campos Racing sudah tak lagi masuk daftar.

Pada musim balap 2016, tim DAMS menempati posisi kelima klasemen dengan nilai 147. Adapun Arden berada di posisi juru kunci klasemen konstruktor dengan nilai 12.

Meski demikian, Sean optimistis Arden akan bangkit pada musim balap 2017. Dia bahkan sudah memulai uji coba bersama tim ini sejak Rabu (30/11/2016).

Saat uji coba, Sean bisa cepat beradaptasi. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan performa yang signifikan pada sesi uji coba selama tiga hari di Sirkuit Yas Marina.

SAM BLOXHAM/GP2 SERIES Dua pebalap Pertamina Campos Racing, Sean Gelael (kiri, Indonesia) dan Mitch Evans (Selandia Baru), berjalan di paddock Hockenheimring pada hari pertama GP2 Jerman, Jumat (29/7/2016).

Pada sesi pertama uji coba, Sean mencatatkan waktu terbaik 1 menit 50,594 detik untuk satu putaran. Ia menempati urutan kedelapan pebalap tercepat.

Catatan waktu Sean lebih cepat lagi pada sesi kedua, yakni 1 menit 49,709 detik dan berada di urutan ke-10. Kemudian, pada Kamis (1/12/2016), Sean menjalani latihan simulasi balap dengan melahap 17 putaran nonstop.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, rata-rata waktu yang dibukukan Sean pada sesi simulasi itu adalah 1 menit 53 detik. Hasil ini jauh lebih bagus dibandingkan catatan waktu dari balapan terakhirnya bersama tim Pertamina Campos Racing.

Terakhir, Jumat (2/12/2016), Sean kembali membuat catatan waktu yang impresif. Setelah melakukan tes simulasi balapan pagi, ia berhasil mengejar catatan waktu tercepat dengan torehan satu menit 49,385 detik saat sesi sore hari.

Bagi Sean catatan waktu itu merupakan rekor tercepatnya selama latihan. Ia berada di urutan delapan pebalap tercepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Liga Lain
Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Liga Italia
Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Sports
Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Liga Spanyol
Chelsea Vs Man United, Ronaldo Cadangan gara-gara “Bisikan” Rangnick?

Chelsea Vs Man United, Ronaldo Cadangan gara-gara “Bisikan” Rangnick?

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.