Kompas.com - 25/11/2016, 19:36 WIB
EditorLatief

"Ya, benar, tubuh kelihatan gemuk sekarang. Latihan sudah berkurang," seloroh Chris John yang ditemui di kompleks Studio Kompas TV, Palmerah, Jakarta Selatan, awal Oktober lalu.

Pria bernama lengkap Yohannes Christian John itu ditemui saat tengah mengawasi sesi timbang badan untuk program sport reality show yang turut dibidaninya bernama 'Indonesia Boxing Championship (IBC)'.

Program IBC dimulai sejak 15 Agustus, didahului proses seleksi para petinju kelas bulu dari seluruh tanah air. Episode pertama mulai ditayangkan Kompas TV pada 2 September dan dijadwalkan setiap Jumat sejak pukul 22.00 WIB. Sebanyak 13 episode ditayangkan hingga akhir November ini.

Sebagai inisiator, suami dari mantan atlet wushu Anna Maria Megawati ini berperan penting dalam seluruh proses sejak tahap seleksi, penayangan hingga setelah lahir sang juara. Meski mengambil konsep reality show, acara tersebut tidak didominasi unsur olahraga atau hiburan semata. Ada pula anasir kepelatihan dan pemberian motivasi yang ditangani langsung oleh Chris yang bertindak sebagai komentator sekaligus mentor.

Menjemput penerus

Setelah masa jaya Chris berakhir, tinju tanah air terus berada dalam masa penantian akan lahirnya juara dunia baru. Satu-satunya petinju yang diharapkan mengikuti jejak Chris hanya Daud "Cino" Yordan.

Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat, itu sempat merajai dua kelas berbeda, yakni kelas featherweight dan lightweight versi International Boxing Organization (IBO). Meski terbilang telat, di usia ke-29, Cino tengah berada di jalur menuju gelar juara dunia kelas ringan versi WBA setelah merebut sabuk juara kelas ringan WBA International dari petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Uruguay, awal Juni lalu.

Setelah Cino, belum ada tanda-tanda akan datangnya juara baru dari Indonesia. Situasi ini mendorong Chris untuk turun gunung mengambil bagian secara langsung dalam mencari bibit-bibit muda melalui program IBC Kompas TV itu.

"Program ini dimulai dari kaca mata saya sebagai mantan pelaku atau petinju sehingga saya tahu bagaimana cara supaya semua petinju tersaring dan menemukan bakat-bakat terbaik," terang Chris yang memiliki total pertarungan sebanyak 52 kali dengan 48 kali menang dengan 22 dari antaranya menang KO, tiga kali seri dan sekali kalah.

Sebagai program pencarian bakat yang dikemas secara baru dan segar, acara ini didukung penuh oleh Komite Tinju Profesional Indonesia (KTPI) untuk memastikan standar keselamatan dan keamanan. Sasaran jangka panjang pun jelas, tidak hanya mencakup satu kelas saja dan hanya berakhir di layar televisi.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Juara Piala AFF U16 2022, PSSI Gelontorkan Bonus Rp 500 Juta

Indonesia Juara Piala AFF U16 2022, PSSI Gelontorkan Bonus Rp 500 Juta

Liga Indonesia
Juara Piala AFF U16: Kado HUT Ke-77 RI dan Hadiah untuk Agus Se-Indonesia

Juara Piala AFF U16: Kado HUT Ke-77 RI dan Hadiah untuk Agus Se-Indonesia

Liga Indonesia
Hasil Freiburg Vs Dortmund 1-3: Tiga Pemain Pengganti Cetak Gol dan Ukir Sejarah

Hasil Freiburg Vs Dortmund 1-3: Tiga Pemain Pengganti Cetak Gol dan Ukir Sejarah

Sports
Persib Vs PSIS: Lagi, Beckham Putra Lewatkan Laga Maung Bandung

Persib Vs PSIS: Lagi, Beckham Putra Lewatkan Laga Maung Bandung

Liga Indonesia
Target Timnas Indonesia Usai Juara Piala AFF U16 2022

Target Timnas Indonesia Usai Juara Piala AFF U16 2022

Liga Indonesia
PSS Vs Barito Putera: Siasat Laskar Antasari Hindari Catatan Buruk dalam Laga Tandang

PSS Vs Barito Putera: Siasat Laskar Antasari Hindari Catatan Buruk dalam Laga Tandang

Liga Indonesia
Prawira Bandung Borong Tiga Gelar Individu IBL 2022

Prawira Bandung Borong Tiga Gelar Individu IBL 2022

Sports
Daftar Penghargaan Piala AFF U16 2022: Iqbal Pemain Terbaik, Thailand 2 Gelar

Daftar Penghargaan Piala AFF U16 2022: Iqbal Pemain Terbaik, Thailand 2 Gelar

Liga Indonesia
Presiden Jokowi Jadi Saksi Timnas Indonesia Juara Piala AFF U16 2022

Presiden Jokowi Jadi Saksi Timnas Indonesia Juara Piala AFF U16 2022

Liga Indonesia
Ketum PSSI dan Menpora Ikut Angkat Trofi Piala AFF U16 2022 bersama Iqbal

Ketum PSSI dan Menpora Ikut Angkat Trofi Piala AFF U16 2022 bersama Iqbal

Sports
Kafiatur Rizky Usai Indonesia Juara Piala AFF U16 2022: Bangga, Merinding...

Kafiatur Rizky Usai Indonesia Juara Piala AFF U16 2022: Bangga, Merinding...

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16 2022: Indonesia Kubur Sejarah Baru Vietnam

Final Piala AFF U16 2022: Indonesia Kubur Sejarah Baru Vietnam

Sports
M Iqbal Pemain Terbaik Piala AFF U16 2022: Kualitas Sang Kapten Juara

M Iqbal Pemain Terbaik Piala AFF U16 2022: Kualitas Sang Kapten Juara

Liga Indonesia
Juara Piala AFF U16 2022, Timnas Indonesia Tak Tersentuh Kekalahan

Juara Piala AFF U16 2022, Timnas Indonesia Tak Tersentuh Kekalahan

Liga Indonesia
Kata-kata Pertama Bima Sakti Usai Timnas U16 Indonesia Juara Piala AFF

Kata-kata Pertama Bima Sakti Usai Timnas U16 Indonesia Juara Piala AFF

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.