Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir Juara China Open

Kompas.com - 20/11/2016, 19:27 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (belakang)/Liliyana Natsir, melakukan selebrasi setelah memenangi pertandingan melawan Choi Sol-gyu/Chae Yoo-jung (Korea Selatan) pada babak semifinal China Terbuka di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Jumat (18/11/2016). Tontowi/Liliyana menang 21-17, 25-23. BADMINTON INDONESIAPasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (belakang)/Liliyana Natsir, melakukan selebrasi setelah memenangi pertandingan melawan Choi Sol-gyu/Chae Yoo-jung (Korea Selatan) pada babak semifinal China Terbuka di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Jumat (18/11/2016). Tontowi/Liliyana menang 21-17, 25-23.
|
EditorTri Wahono

FUZHOU, KOMPAS.com - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menundukkan pasangan tuan rumah yang belum lama dibentuk, Zhang Nan/Li Yinhui, dengan 21-13, 22-24, 21-16 pada laga final China Open Super Series Premier, Minggu (20/11/2016).

Gim pertama sepenuhnya jadi milik Tontowi/Liliyana. Mereka unggul 3-0 pada awal lalu melaju cepat tanpa bisa dibendung hingga gim berakhir.

Gim kedua berjalan berbeda dengan Zhang/Li langsung membuka keunggulan. Tontowi/Liliyana baru bisa menyamakan kedudukan pada 8-8, tetapi kembali tertinggal.

Keunggulan pasangan China terhenti pada poin 10-10. Tontowi/Liliyana selalu berhasil menempel hingga kedudukan imbang 13-13.

Pasangan China mulai membuka jarak dengan raihan dua poin beruntun. Mereka terus melaju hingga 19-15.

Tontowi/Liliyana bermain tenang. Mereka mencatat lima angka beruntun dan mendapatkan match point pada kedudukan 20-19.

Zhang/Li berhasil menyamakan kedudukan. Servis Zhang yang terlalu pendek memberi Tontowi/Lilyana match point kedua. Namun, smes keras Zhang kembali mengubah kedudukan menjadi imbang, 21-21.

Zhang/Li sempat unggul 22-21 sebelum pukulan backhand cantik Tontowi mengantar kok jatuh di ruang kosong lawan. Kedudukan pun sekali lagi imbang, 22-22.

Persaingan gim ini berakhir setelah smes keras Zhang tak bisa diantisipasi Tontowi/Liliyana. Laga berlanjut ke gim ketiga.

Tontowi/Liliyana membuka gim ketiga dengan cemerlang. Mereka langsung unggul 6-0 dan menutup interval dengan keunggulan 11-7.

Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut terus memberikan tekanan bagi pasangan tuan rumah. Kesalahan yang dilakukan Li saat menerima servis memastikan laga ini berakhir dalam 1 jam 13 menit untuk kemenangan Tontowi/Liliyana.

Indonesia sebelumnya sudah mengantongi satu gelar lewat pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang menundukkan wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Sementara itu, untuk kali pertama sepanjang sejarah turnamen ini, China tidak mendapatkan gelar satu pun. Sebelumnya, mereka minimal mendapatkan dua gelar dari lima nomor yang dipertandingkan.

Tiga gelar lainnya pada tahun ini masing-masing tajuh ke tangan Denmark (Jan O Jorgensen), India (Pusarla Venkata Sindhu), dan Korea Selatan (Chang Ye-na/Lee So-hee).



Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Olympiakos Vs Bayern Muenchen, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Olympiakos Vs Bayern Muenchen, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Preview dan Link Live Streaming Galatasaray Vs Real Madrid

Preview dan Link Live Streaming Galatasaray Vs Real Madrid

Liga Champions
Link Live Streaming Juventus Vs Lokomotiv Moskwa, Reuni Howedes

Link Live Streaming Juventus Vs Lokomotiv Moskwa, Reuni Howedes

Liga Champions
Preview dan Link Live Streaming Manchester City Vs Atalanta

Preview dan Link Live Streaming Manchester City Vs Atalanta

Liga Champions
Ada Tendangan Kungfu pada Laga PSIM Vs Persis, PSSI Pers Rilis Pernyataan Resmi

Ada Tendangan Kungfu pada Laga PSIM Vs Persis, PSSI Pers Rilis Pernyataan Resmi

Liga Indonesia
Menjaga Ekssistensi Komunitas di Seri ke-4 Trial Game Asphalt 2019

Menjaga Ekssistensi Komunitas di Seri ke-4 Trial Game Asphalt 2019

Olahraga
Berbeda dengan Juventus, Patrice Evra Sebut di Man United Bak Liburan

Berbeda dengan Juventus, Patrice Evra Sebut di Man United Bak Liburan

Liga Inggris
Klasemen Liga 1, Bali United 'Kedinginan' di Puncak Klasemen

Klasemen Liga 1, Bali United "Kedinginan" di Puncak Klasemen

Jadwal dan Klasemen
Klasemen Piala AFF Futsal 2019, Indonesia Peringkat Ke-2, Malaysia Juru Kunci

Klasemen Piala AFF Futsal 2019, Indonesia Peringkat Ke-2, Malaysia Juru Kunci

Jadwal dan Klasemen
Galatasaray Vs Real Madrid, Perjalanan Pertemuan Kedua Tim

Galatasaray Vs Real Madrid, Perjalanan Pertemuan Kedua Tim

Liga Champions
Inter Milan Vs Dortmund, 4 Pemain Tak Tergantikan di Era Antonio Conte

Inter Milan Vs Dortmund, 4 Pemain Tak Tergantikan di Era Antonio Conte

Liga Champions
Hasil Barito Putera Vs PSIS, Laskar Antasari Taklukkan Mahesa Jenar

Hasil Barito Putera Vs PSIS, Laskar Antasari Taklukkan Mahesa Jenar

Liga Indonesia
Cristiano Ronaldo Pasang Badan Atas Kritikan pada Dybala dan Higuain

Cristiano Ronaldo Pasang Badan Atas Kritikan pada Dybala dan Higuain

Liga Italia
Belum Ada Target KO dari Dua Petinju Indonesia Ini

Belum Ada Target KO dari Dua Petinju Indonesia Ini

Olahraga
Bali United Vs Badak Lampung, Diwarnai Kartu Merah, Serdadu Tridatu Menang Telak

Bali United Vs Badak Lampung, Diwarnai Kartu Merah, Serdadu Tridatu Menang Telak

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X