Marquez Melihat Titik Lemah Honda Masih Sama

Kompas.com - 17/11/2016, 14:44 WIB
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, memacu motornya pada tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo-Tormo, Valencia, Selasa (15/11/2016). JOSE JORDAN/AFP PHOTOPebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, memacu motornya pada tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo-Tormo, Valencia, Selasa (15/11/2016).
EditorPipit Puspita Rini

VALENCIA, KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, turun dengan tiga motor berbeda pada tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 15-16 November 2016.

Dia menjajal RC213V versi lama, kombinasi, dan mesin baru untuk 2017. Pada hari kedua tes, Rabu (16/11/2016), dia menjadi pebalap tercepat kedua dengan 1 menit 30,171 detik.

Marquez mengatakan bahwa motor baru yang dia coba lebih mudah untuk dikendarai. Namun, dia merasa Honda masih punya masalah yang sama yakni kurangnya akselerasi.

"Sekarang, motor masih sama, tidak ada perubahan besar. Ini motor baru, mesin baru, tetapi titik lemahnya masih sama. Kami harus berusaha lagi," kata Marquez.

"Hari yang panjang dan kami banyak menunggu di box. Kami mencoba konsep berbeda dengan motor baru untuk meningkatkan akselerasi," kata dia lagi.

Marquez mengatakan bahwa dengan mesin baru dia jadi lebih mudah membuka gas. Namun, karena torsi yang dipakai merupakan paket untuk motor 2016, semua masih belum bisa diprediksi.

Marquez juga mencermati bahwa beberapa pebalap yang akan berganti tim pada musim depan bisa membuat kejutan pada tes kali ini.

Maverick Vinales yang memacu Yamaha YZR-M1 menjadi yang tercepat pada dua hari tes. Jorge Lorenzo juga tampil bagus pada debutnya dengan Ducati Desmosedici GP.

Andera Iannone yang membela Ducati pada musim 2016, kemarin menjajal motor Suzuki GSX-RR. Iannone akan membela Suzuki bersama Alex Rins.

"Saya sudah menduga performa Maverick. Lorenzo jadi kejutan lebih besar, sejak hari pertama bersama Ducati. Saya sudah berpikir dia akan cepat, dan dia memang cepat," kata Marquez.

"Iannone juga. Dengan Suzuki, dia menguasai motor dan dia cepat seperti (saat masih memacu) Ducati," kata pebalap 23 tahun tersebut.

Marquez menutup MotoGP 2016 dengan sukses mengunci gelar juara dunia.



Sumber Motorsport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo, Jepang Pertimbangkan Tolok Ukur Keamanan dan Keselamatan Penyelenggaraan

Olimpiade Tokyo, Jepang Pertimbangkan Tolok Ukur Keamanan dan Keselamatan Penyelenggaraan

Sports
Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Sports
Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Sports
Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Liga Spanyol
Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Liga Indonesia
Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Sports
Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Badminton
Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Liga Indonesia
Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Sports
Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Badminton
Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Liga Lain
Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Liga Italia
Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Bundesliga
Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X