Beda Strategi Rossi dan Dovizioso Saat Kualifikasi GP Malaysia

Kompas.com - 29/10/2016, 20:17 WIB
Pebalap Ducati Team asal Italia, Andrea Dovizioso (tengah), berpose bersama pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi (kiri), dan pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, setelah sesi kualifikasi GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (29/10/2016). Dovizioso menjadi pebalap tercepat, diikuti Rossi dan Lorenzo.
MOHD RASFAN/AFP PHOTOPebalap Ducati Team asal Italia, Andrea Dovizioso (tengah), berpose bersama pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi (kiri), dan pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, setelah sesi kualifikasi GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (29/10/2016). Dovizioso menjadi pebalap tercepat, diikuti Rossi dan Lorenzo.
EditorPipit Puspita Rini

SEPANG, KOMPAS.com - Baris terdepan start balapan GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (30/10/2016), akan diisi satu pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, dan dua pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Dovizioso dan Rossi menerapkan strategi pit stop berbeda pada sesi kualifikasi kedua yang berlangsung 15 menit. Sesi ini berlangsung di lintasan yang belum sepenuhnya kering karena sebelumnya terguyur hujan.

Dovizioso mengubah strategi saat sesi berjalan. Semula, dia berencana menjalani sesi tanpa melakukuan pergantian ban. Namun, dia akhirnya masuk pit dan berganti ban belakang hard.

"Strategi saya awalnya tidak ada stop dan menyelesaikan sesi kualifikasi dengan ban wet. Namun, saya tahu hampir semua pebalap memakai ban hard, jadi saya berpikir mungkin strategi saya salah," kata Dovizioso yang dilansir Motorsport.

Dovizioso menjelaskan bahwa sebenarnya dia bisa melakukan putaran yang bagus pada percobaan pertama dengan ban wet.

Namun, pada putaran berikutnya, dia merasa motornya terlalu banyak bergerak saat menikung, padahal tidak sedang dalam kecepatan 100 persen.

"Saya tidak berhasil dengan putaran kedua atau ketiga. Saya putuskan untuk masuk box (dan mengganti ban), dan itu memberi saya peluang untuk melakukan dua putaran dengan ban hard," aku Dovizioso.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya yakin bisa lebih cepat lagi pada lap ketiga, tetapi lap kedua sudah cukup untuk mengamankan pole position," ujar pebalap 30 tahun tersebut.

Berbeda dengan Dovizioso yang memutuskan mengganti ban, Rossi -dan juga sebagain besar pebalap- memutuskan untuk menyelesaikan sesi kulaifikasi dengan satu ban.

"Biasanya saat kualifikasi, kamu membalap 100 persen dengan ban baru, lalu (masuk pit) dan kembali dengan ban baru, lalu membalap 110 persen," kata Rossi.

Rossi mengakui bahwa timnya awalnya mengusulkan untuk berganti ban pada pertengahan sesi.

Namun, dengan pertimbangan bahwa akan sulit meraih hasil maksimal dengan ban basah dalam waktu yang singkat, Rossi bertahan pada strategi tanpa ganti ban.

"Pada putaran terakhir, saya berhasil mempercepat putaran untuk mengunci posisi start kedua. Jadi, itu merupakan strategi yang bagus buat kami," ujar pebalap 37 tahun tersebut.

Balapan GP Malaysia akan berlangsung Minggu (30/10/2016) mulai pukul 15.00 waktu setempat (14.00 WIB).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.