Kompas.com - 11/10/2016, 12:37 WIB
EditorPipit Puspita Rini

KOMPAS.com - Pebalap Mercedes asal Jerman, Nico Rosberg, menegaskan bahwa rekan satu timnya, Lewis Hamilton, masih punya motivasi tinggi dan fokus penuh menjalani sisa musim Formula 1 2016.

Rosberg berkata demikian untuk menanggapi munculnya komentar bahwa Hamilton dengan sengaja "merusak diri sendiri" menyusul insiden yang menimpanya pada GP Malaysia di Sirkuit Sepang, 2 Oktober lalu.

Hamilton harus berhenti ketika tengah memimpin balapan karena kerusakan mesin. Balapan tersisa 15 putaran saat insiden itu terjadi.

Akhir pekan kemarin, Hamilton melakukan kesalahan saat start balapan GP Jepang di Sirkuit Suzuka. Start dari posisi kedua, Hamilton merosot ke urutan ke-8.

Dia akhirnya finis di urutan ketiga, di belakang Rosberg dan Max Verstappen (Red Bull Racing).

"Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, tetapi saya katakan bahwa di balik itu semua, dia masih fokus seperti biasanya, dan memang selalu seperti itu, terutama setelah kejadian di Malaysia," kata Rosberg tentang Hamilton.

Rosberg bahkan mengatakan bahwa Hamilton bekerja selama berjam-jam, lebih lama dari yang biasanya dia lihat selama beberapa bulan terakhir, demi bisa melakukan putaran lebih cepat saat balapan.

"Saya melihat dia sangat termotivasi dan fokus. Saya tidak melihat dia 'merusak diri sendiri'. Lewis yang saya lihat sangat termotivasi dan fokus," kata Rosberg menambahkan.

Rosberg memenangi empat dari lima balapan terakhir. Dia kini berada di puncak klasemen sementara pebalap dengan 313 poin, unggul 33 angka atas Hamilton yang mengisi posisi kedua.

Selama akhir pekan di Sirkuit Suzuka, Hamilton beberapa kali bersinggungan dengan wartawan. Beberapa media melancarkan kritik atas aksi Hamilton saat mengikuti konferensi pers jelang event, Kamis (6/10/2016).

Hampir sepanjang acara, Hamilton sibuk dengan telepon genggamnya. Dia lalu mengunggah video di akun Snapchat-nya. Hamilton dinilai tidak menghargai orang lain yang mengikuti acara tersebut.

Baca: Tolak Wawancara, Hamilton Tinggalkan Konferensi Pers Mercedes

Pada Sabtu (8/10/2016), Hamilton menolak wawancara dengan wartawan saat konferensi pers tim Mercedes. Dia memilih untuk menyatakan kekesalannya kepada wartawan yang mengkritiknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.