Kompas.com - 28/09/2016, 16:18 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, merayakan kemenengan hasil finis di urutan pertama pada balapan GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (25/9/2016). JAIME REINA/AFP PHOTOPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, merayakan kemenengan hasil finis di urutan pertama pada balapan GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (25/9/2016).
EditorPipit Puspita Rini

KOMPAS.com - Sejak naik ke MotoGP pada 2013, Marc Marquez belum pernah menang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang. Pebalap Repsol Honda tersebut finis di urutan kedua pada 2013 dan 2014.

Seri berikutnya dari MotoGP 2016 akan berlangsung di Sirkuit Motegi pada 14-16 Oktober. Dengan empat balapan tersisa, Marquez kini mengoleksi 248 poin, unggul 52 angka atas Valentino Rossi (Movistar Yamaha) yang berada di urutan kedua.

Marquez akan menjadi juara dunia 2016 jika setelah balapan di Sirkuit Motegi dia punya keunggulan lebih dari 75 poin atas Rossi dan pebalap lain.

"Di Jepang, saya tidak akan menjadi juara dunia. Saya akan senang (jika itu terjadi) karena ini adalah markas Honda, tetapi saya rasa tidak akan terjadi," kata Marquez yang dirilis Crash.net setelah balapan GP Aragon, akhir pekan kemarin.

Marquez meraih kemenangan keempatnya musim ini setelah finis di urutan pertama pada balapan yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon.

"Kami harus menunggu, kami harus sabar dan tidak boleh melakukan kesalahan. Tidak penting soal di mana (bisa jadi juara dunia), yang penting adalah bisa menang," ujarnya menambahkan.

Setelah GP Jepang, para rider akan menjalani dua balapan beruntun di Australia dan Malaysia. Seri terakhir musim ini akan berlangsung di Valencia, pertengahan November.

"Kami harus menjaga mental kami tetap sama dan kami tahu bahwa Motegi merupakan salah satu sirkuit di mana kami sedikit kesuliatan. Namun, kami akan datang di sirkuit lainnya di mana akan lebih baik buat kami," kata Marquez.

"Jika kami balapan (di Sirkuit Motegi) pada hari Minggu dan tidak bisa menang, tidak masalah, kami harus menunggu," ujar pebalap 23 tahun tersebut.

Di tiga sirkuit setelah GP Jepang, Marquez sudah pernah menjadi juara saat bersaing di kelas MotoGP, masing-masing sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.