Liliyana Belum Sempat Cicipi Masakan Manado Bikinan Sang Mama

Kompas.com - 25/08/2016, 05:36 WIB
Pebulu tangkis ganda campuran nasional, Liliyana Natsir, berpose sesaat setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (23/8/2016). GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.COMPebulu tangkis ganda campuran nasional, Liliyana Natsir, berpose sesaat setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (23/8/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet bulu tangkis peraih medali emas Olimpiade, Liliyana Natsir, mengaku belum sempat menyantap masakan sang mama, Olly Maramis. Butet - begitu biasa Liliyana dipanggil - mengatakan kepadatan jadwal kegiatan pasca-kemenangan di Olimpiade Rio 2016 menjadi penyebabnya.

Bersama Tontowi Ahmad, Butet meraih medali emas nomor ganda campuran. Hal ini sekaligus mengembalikan tradisi emas Indonesia yang sempat hilang di London 2012.

Tiba di tanah air pada Selasa (23/8/2016), mereka langsung dipadatkan jadwal padat. Mulai dari kirab, hingga bertemu Presiden Joko Widodo di Istana. Hal ini membuat Owi belum sempat menikmati masakan sang mama.

"Belum sempat ada (masakan mama) yang dimakan karena setelah arak-arakan kemarin, saya langsung kembali ke mes Cipayung, sedangkan papa-mama pulang ke rumah saudara. Jadi, belum sempat dimakan sama sekali," tutur Liliyana kepada JUARA di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (24/8/2016).

Selain belum mempunyai waktu untuk menikmati masakan sang mama yang terdiri dari ayam rica-rica, woku, nasi caha, dan dabu-dabu roa khas Manado, Liliyana juga ternyata masih belum mendapat cukup waktu beristirahat.

"Saya baru sempat tidur sekitar satu setengah jam. Capek sih, tetapi ini capeknya beda dengan bertanding. Di sini capeknya masih bisa merasa senang, apalagi ketika melihat masyarakat begitu antusias menyambut kami saat diarak," kata Liliyana.

Liliyana bersama Owi - panggilan Tontowi - tampil sebagai juara Olimpiade Rio dan berhak atas medali emas setelah mengalahkan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-12, pada babak final, Rabu (17/8/2016).

Saat kembali ke Indonesia, Selasa (23/8/2016), Liliyana dan peraih medali Olimpiade lainnya, langsung mengikuti kirab alias arak-arakan yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI).

Liliyana, Tontowi, serta lifter Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani, diarak mulai dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, hingga Kantor Kemenpora di Senayan, Jakarta Pusat.

Liliyana dkk kembali menjalani agenda kirab yang dimulai dari Kantor Kemenpora hingga Istana Merdeka, pada Rabu kemarin. Mereka bertemu dan menunjukkan medali Olimpiade yang dimenangi kepada Presiden Jokowi. (Delia Mustikasari)

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber JUARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X