Kompas.com - 22/08/2016, 15:37 WIB
EditorTjahjo Sasongko

RIO DE JANEIRO, Kompas.com - Di saat bintang-bintang NBA seperti LeBron James dan Stephen Curry menolak tampil di Olimpiade Rio De Janeiro, Carmelo Anthony tetap dalam skuad untuk mendampingi para pemain muda tim Olimpiade AS.

Tak heran ketika tim AS memastikan diri merebut medali emas dengan mengalahkan Serbia 96-66 di final, ia didaulat untuk naik podium menerima medali emas olimpiade yang ketiga buat dirinya.

"Saya katakan kepada mereka (para pemain muda), 'Lihatlah kepada bendera yang di puncak,'" kata Melo. "Itulah yang telah kami lakukan."

Ini merupakan kali ketiga pemain New York Knicks ini merasakan medali emas olimpiade setelah 2008 dan 2012. Namun, ia tetap tak dapat melupakan kegagalan di Olimpiade Athena 2004 saat ia pertama kali tampil di olimpiade bersama beberapa pemain baru lainnya, seperti James dan Dwyane Wade.

Amerika hanya mampu meraih medali perunggu dengan mengalami tiga kali kekalahan di Olimpiade Athena. Mereka mampu bangkit kembali di Beijing 2008 dan London 2012 untuk merebut kembali medali emas.

Namun, di saat James dan pemain lainnya, Chris Paul menolak untuk kembali bermain di olimpiade, Melo tetap merasa perlu bersama tim mewakili negaranya. "Ia sangat mencintai olahraga ini," kata forward tim AS, Paul George. "Ia memiliki gairah tinggi bermain untuk negaranya dan olahraga ini."

Pelatih timnas AS, Mike Krzyzewski, memilih Melo tetap bersama tim antara lain karena mengenal karakternya. Ketika AS dikalahkan Yunani di kejuaraan dunia 2006 di Tokyo,  setelah kekalahan itu, Krzyzewski tinggal di stadion dan bercakap lama dengan Melo.

"Ia tak pernah mencari alasan," kata Coach K. "Ia bertanggung jawab atas kekalahan itu dan memuji tim Yunani. Saya menyebutnya sebagai karakter dan terkadang setelah mengalami kekalahan, Anda akan lebih mengenal karakter seseorang."

Sejak kejuaraan dunia FIBA 2006 tertsebut, tim AS tak pernah mengalami kekalahan dalam 76 gim.

Di Olimpiade Rio, Carmelo Anthony menjadi pencatat skor tebanyak buat tim AS sepanjang sejarah olimpiade. Kali ini, ia tak mau berkata banyak tentang rencananya tampil di Tokyo pada 2020.

"Semua ini merupakan perjalanan yang menyenangkan buat saya," kata Melo. "Saya telah melihat dua sisi dari semua ini, sisi kekalahan dan sisi kemenangan. Dan saya telah melihat sisi di mana saya juara dengan memiliki tiga medali emas (olimpiade). Tak ada apa pun di dunia yang bisa menandingi hal itu."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkalung Medali Emas SEA Games, Tim PUBG Mobile Indonesia Tiba di Tanah Air 

Berkalung Medali Emas SEA Games, Tim PUBG Mobile Indonesia Tiba di Tanah Air 

Sports
Kata Juergen Klopp soal Misi Balas Dendam Liverpool di Final Liga Champions

Kata Juergen Klopp soal Misi Balas Dendam Liverpool di Final Liga Champions

Sports
AS Roma Juara Conference League: Trofi dari Tammy Hadir Lebih Cepat

AS Roma Juara Conference League: Trofi dari Tammy Hadir Lebih Cepat

Sports
Punya Emas SEA Games, Leo/Daniel Tak Iri Koleksi Medali Kompatriotnya

Punya Emas SEA Games, Leo/Daniel Tak Iri Koleksi Medali Kompatriotnya

Sports
Modal Emas SEA Games, Apa Target Leo/Daniel di Indonesia Masters dan Indonesia Open?

Modal Emas SEA Games, Apa Target Leo/Daniel di Indonesia Masters dan Indonesia Open?

Sports
Final Liga Champions Dipimpin Wasit Clement Turpin, Pertanda Baik untuk Real Madrid?

Final Liga Champions Dipimpin Wasit Clement Turpin, Pertanda Baik untuk Real Madrid?

Sports
Rekrut Rendy-Zico, Javier Roca Tak Ragukan Kualitas Pemain Muda

Rekrut Rendy-Zico, Javier Roca Tak Ragukan Kualitas Pemain Muda

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Vs Bangladesh pada FIFA Match Day, Digelar di Bandung 

Jadwal Timnas Indonesia Vs Bangladesh pada FIFA Match Day, Digelar di Bandung 

Sports
Dipanggil Timnas Senior, Dimas Drajad Sebut Penyerang Lokal Butuh Jam Terbang

Dipanggil Timnas Senior, Dimas Drajad Sebut Penyerang Lokal Butuh Jam Terbang

Liga Indonesia
Jose Mourinho Menangis Usai Juara Conference League: Saya Tetap di Roma

Jose Mourinho Menangis Usai Juara Conference League: Saya Tetap di Roma

Sports
Liverpool Vs Real Madrid: Memori Buruk dari Los Blancos dan Man City Bikin Mo Salah Terpacu

Liverpool Vs Real Madrid: Memori Buruk dari Los Blancos dan Man City Bikin Mo Salah Terpacu

Liga Champions
Saat Thomas Doll Terkejut dengan Dukungan Jakmania...

Saat Thomas Doll Terkejut dengan Dukungan Jakmania...

Liga Indonesia
Satu-satunya Cara Messi dan Neymar Bisa Kembali ke Barcelona...

Satu-satunya Cara Messi dan Neymar Bisa Kembali ke Barcelona...

Liga Spanyol
Gregoria Mariska Harus Tingkatkan Daya Juang dan Lebih Percaya Diri

Gregoria Mariska Harus Tingkatkan Daya Juang dan Lebih Percaya Diri

Badminton
Liverpool Vs Madrid, Pernyataan Salah-Mane soal Kontrak Jelang Final Liga Champions

Liverpool Vs Madrid, Pernyataan Salah-Mane soal Kontrak Jelang Final Liga Champions

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.