Raih Emas Olimpiade, Tontowi/Liliyana Dapat Rp 5 Miliar hingga Tunjangan Hari Tua

Kompas.com - 18/08/2016, 17:52 WIB
Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas Olimpiade yang diperoleh pada Rabu (17/8/2016) di Rio de Janeiro, Brasil. GOH Chai Hin / AFPPasangan ganda campuran Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas Olimpiade yang diperoleh pada Rabu (17/8/2016) di Rio de Janeiro, Brasil.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan bulu tangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendapatkan bonus dari pemerintah karena berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Rio di Brasil.

Pasangan ini mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5 miliar dari pemerintah.

"Bagi peraih emas per satu keping Rp 5 miliar," kata Menpora Imam Nahrawi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Sementara itu, bagi atlet angkat besi, Eko Yuli Guna, dan lifter Sri Wahyuni yang mendapatkan medali perak, pemerintah memberikan bonus Rp 2 miliar.

Adapun untuk peraih perunggu akan mendapatkan bonus Rp 1 miliar.

Pemberian hadiah ini akan dilakukan pada September mendatang sambil menunggu hasil Paralympic yang juga akan digelar di Brasil.

"Jadi, biasanya, setelah Olimpiade, setelah dua bulan berikutnya ada Paralympic. Nah, setelah Paralympic siapa yang akan jadi juara di sana. Setelah itu, akan kami serahkan bonus dari pemerintah," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Imam menambahkan, selain mendapat bonus, Tontowi/Liliyana juga akan menerima tunjangan hari tua.

Peraih medali emas akan mendapat Rp 20 juta setiap bulannya. Peraih perak akan mendapat Rp 15 juta, sementara perunggu mendapat Rp 10 juta.

"Meskipun penerimaannya, bisa tiga bulan sekali maupun setahun sekali dan penerimaannya diakumulasi," ujar Imam.

Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengembalikan tradisi medali emas Olimpiade untuk Indonesia.

Di final, Tontowi/Liliyana mengalahkan ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-12.

Sebelumnya, bulu tangkis telah menyumbang enam medali emas Olimpiade, yaitu Susy Susanti dan Alan Budi Kusuma (1992), Ricky Subagdja/Rexy Mainaky (1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (2000), Taufik Hidayat (2004), dan Hendra Setiawan/Markis Kido (2008).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.