Kado Ulang Tahun Kemerdekaan Kedua dari Bulu Tangkis Olimpiade

Kompas.com - 18/08/2016, 07:52 WIB
Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad memamerkan medali emas yang diraihnya dari nomor ganda campuran Olimpiade Rio 2016, Rabu (17/8/2016). PIPIT PUSPITA RINI/KOMPAS.COMLiliyana Natsir dan Tontowi Ahmad memamerkan medali emas yang diraihnya dari nomor ganda campuran Olimpiade Rio 2016, Rabu (17/8/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Keberhasilan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 menjadi kado ulang tahun ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016). Dari cabang bulu tangkis, inilah untuk kedua kalinya medali emas dirayakan pada ulang tahun kemerdekaan.

Medali emas pertama yang dirayakan pada ulang tahun kemerdekaan adalah saat Hendra Setiawan/Markis Kido menjadi juara nomor ganda putra pada Olimpiade 2008 di Beijing.

Hari itu, Sabtu, 16 Agustus 2008 atau satu hari menjelang ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Kido/Hendra menjadi juara Olimpiade Beijing. Mereka meraih medali emas setelah mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng, melalui pertarungan rubber game, 12-21, 21-11, 21-16.

Kido dan Hendra sontak menjatuhkan badan ke lantai lapangan Beijing University of Technology Gymnasium, Beijing, China. Keduanya kemudian menangis tersedu-sedu, seakan tidak memercayai apa yang baru saja terjadi.

"Waktu akhirnya memenangi poin itu, rasanya semua beban yang kami tanggung selama Olimpiade Beijing hilang. Plong sekali rasanya," ujar Hendra kepada JUARA.

Kido/Hendra berhak menempati podium kampiun setelah sebuah sodoran backhand yang dilepas Hendra mendarat sempurna ke sisi kiri lapangan lawan. Skor pada gim ketiga yang semula tercatat 20-16 berubah menjadi 21-16.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertandingan final Olimpiade Beijing betul-betul sulit karena kami bertanding melawan pemain tuan rumah. Dukungan buat mereka tentu lebih banyak ketimbang buat kami, tetapi kami berusaha untuk bermain maksimal saja dan nothing to lose," kata Kido pada kesempatan terpisah.

"Ternyata mental kami lebih siap. Cai/Fu malah jadi tertekan saat kami memenangi gim kedua dan menyamakan kedudukan," kata Kido mengenang.

Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, menyebut para atlet yang telah berjuang di ajang olimpiade dan menyumbangkan medali emas sebagai pahlawan dan pejuang bangsa.

Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden mengaku bangga ketika lagu Indonesia Raya yang selalu mengiringi setiap acara kenegaraan dikumandangkan di Olimpiade Beijing.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur 'Spesial'

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur "Spesial"

Badminton
Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Liga Lain
Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Liga Italia
Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Sports
Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.