Kompas.com - 07/08/2016, 11:12 WIB
Menpora Imam Nahrawi memeluk bangga dan menyampaikan selamat kepada Sri Wahyuni yang menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade 2016 di Rio Centro Stadium, Sabtu (6/8) malam waktu setempat. Menpora Imam Nahrawi memeluk bangga dan menyampaikan selamat kepada Sri Wahyuni yang menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade 2016 di Rio Centro Stadium, Sabtu (6/8) malam waktu setempat.
EditorTjahjo Sasongko

 

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Menpora Imam Nahrawi menyampaikan puji syukur dan selamat atas keberhasilan Sri Wahyuni yang menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade 2016 Rio De Janeiro, Sabtu (6/8/2016) malam waktu setempat.

Keberhasilan lifter kelas 48 kg  ini diharapkan menambah dan memberikan semangat baru kepada atlet-atlet Indonesia lain untuk meraih prestasi gemilang di Brasil.

"Alhamdulillah, awalan yang baik bagi Merah Putih dengan medali pertama perak dari Sri Wahyuni. Pasti ini menjadi semangat baru bagi atlet lainnya untuk meraih yang lebih baik. Selamat buat Yuni, bonus sebesar Rp 2 miliar dari pemerintah telah menjadi hakmu," kata Menpora mengomentari keberhasilan Sri Wahyuni.

Sukses Sri meraih medali pertama disambut meriah kontingen Indonesia. Menpora bersama Ketua KOI Erick Tohir dan jajaran kontingen lainnya yang hadir di Rio Centro Stadium bersorak gembira. Imam Nahrawi pun memeluk bangga atlet berusia 19 tahun itu dan memberikan ucapan selamat.

Menurut Menpora, usia Sri Wahyuni yang masih relatif muda ini juga memberi harapan bagi kontingen Indonesia pada olimpiade berikutnya untuk meraih emas.

"Saya yakin untuk olimpiade berikutnya Sri Wahyuni akan meningkatkan prestasinya," tambah Menteri asal Bangkalan, Madura ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, Sri yang turun di kelas 48 kg angkat besi, mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192 kg (Snatch 85 kg dan 107 Clean & Jerk). Emas nomor ini direbut lifter Thailand, Sopia Tanasan yang membuat total 200 angkatan KG (Snatch 92 kilogram, Clean & Jerk 108 kilogram). Atlet Jepang, Hiromi Miyaki, merebut perunggu dengan total angkatan 188 kg.

Peluang emas juga cukup dimiliki Sri usai memastikan perak lewat angkatan pertama Clean & Jerk 107 kg dan sebelumnya menorekan angkatan terbaik 85 kg pada angkatan snatch. Sayang, dua kali percobaan mengangkat barbel Clean & Jerk 115 kg yang 2 kg lebih berat dari angkatan terbaik dalam kariernya (113 kg) tidak berhasil dilakukan Sri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena 'Gejala Muntaber'

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena "Gejala Muntaber"

Liga Lain
Filosofi Pencak Silat

Filosofi Pencak Silat

Sports
Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Badminton
Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Liga Indonesia
Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan 'Gretongan', Mau?

Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan "Gretongan", Mau?

Internasional
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Badminton
Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Badminton
Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Liga Inggris
Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Liga Indonesia
Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Badminton
BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

Badminton
Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Liga Italia
Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Liga Italia
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Liga Inggris
Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Semua Lawan Sama Beratnya...

Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Semua Lawan Sama Beratnya...

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.