Ken Norton, Lawan Paling Ditakuti Ali

Kompas.com - 07/06/2016, 13:48 WIB
Muhammad Ali kalah saat melawan Joe Frazier pada 1971. Namun, Ali membalasnya pada 1974 dan 1975.
AP/BBCMuhammad Ali kalah saat melawan Joe Frazier pada 1971. Namun, Ali membalasnya pada 1974 dan 1975.
EditorTjahjo Sasongko

 

LOUISVILLE, KOMPAS.com — Sepanjang kariernya,  Muhammad Ali telah berhadapan dan mengalahkan lawan-lawan berat, mulai dari Sonny Liston, Joe Frazier, hingga George Foreman. Namun, ternyata, dia paling tidak suka dengan gaya bertinju Ken Norton.

Ali telah tiga kali berhadapan dengan Norton. Meski dua kali menang, pertarungannya dengan Norton dianggap sebagai yang tersulit, bahkan semua berakhir secara kontroversial. Pada pertemuan pertama di San Diego, 31 Maret 1973, Ali secara mengejutkan kalah.

Ia diunggulkan 5-1 untuk mengalahkan Norton, mantan marinir yang terlambat memulai karier tinju pronya. Namun dalam pertarungan ketat, Norton menang angka 12 ronde, bahkan dengan meretakkan rahang Ali. Dalam tarung ulang pada 10 September 1973 di The Forum, Inglewood, California, Ali kali ini dinyatakan menang split decision.

Kisah ketakutan Ali kepada Norton justru diungkap oleh mantan juara dunia tinju lainnya, George Foreman. Setelah dipukul KO oleh Ali dan kehilangan gelarnya di Kinshasha, Zaire, pada 1974, Foreman tak pernah berhubungan lagi dengan petinju yang mengalahkannya itu.

Setelah kekalahan ini, Foreman masih bertarung sebelum memutuskan mundur pada 1977. Pada 1976, Foreman tiba-tiba menerima telepon dari Ali.

"Saya tak tahu bagaimana ia tahu nomor telepon saya," kata Foreman, kini 68 tahun. "Ia memuji-muji saya, tetapi saya tahu pasti ada maunya. Tiba-tiba ia berkata, 'George, bisa bantu saya? Mereka ingin saya mempertahankan gelar juara dengan menghadapi Ken Norton. Tolong hadapi Norton. Saya sulit mengalahkan dia, tetapi dia takut menghadapimu,'"kenang Foreman.

Foreman memang pernah mengalahkan Norton saat perebutan gelar juara dunia di Caracas, Venezuela, pada 1974. Foreman, yang terus memukul lawannya, bahkan tidak memberi kesempatan Norton. Ia menghancurkan lawannya dalam dua ronde.

Foreman tidak mengiyakan permintaan Ali saat itu. Ali akhirnya harus menghadapi Norton untuk kali ketiga pada 28 September 1976 di Yankee Stadium, New York. Dalam pertarungan tersebut, Ali terlihat sekali bertarung setengah hati. Namun, hasil pertarungan bisa ditebak, Ali menang angka mutlak.

Namun, tindakan Ali menghubungi Foreman telah membuka hubungan baik di antara keduanya. Setelah pensiun, Foreman berteman baik dengan Ali dan Joe Frazier, mantan juara dunia pada era yang sama.

Ketika mendengar kematian Ali, Foreman mengaku bahwa hubungan baik dengan Frazier dan Ali telah membangun ikatan kuat dalam hidupnya.

"Ketika saya mendengar kabar tentang kematiannya, saya tahu, saya telah kehilangan bagian besar dari ikatan tersebut."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Olympiakos Vs Bayern Muenchen, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Olympiakos Vs Bayern Muenchen, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Preview dan Link Live Streaming Galatasaray Vs Real Madrid

Preview dan Link Live Streaming Galatasaray Vs Real Madrid

Liga Champions
Link Live Streaming Juventus Vs Lokomotiv Moskwa, Reuni Howedes

Link Live Streaming Juventus Vs Lokomotiv Moskwa, Reuni Howedes

Liga Champions
Preview dan Link Live Streaming Manchester City Vs Atalanta

Preview dan Link Live Streaming Manchester City Vs Atalanta

Liga Champions
Ada Tendangan Kungfu pada Laga PSIM Vs Persis, PSSI Pers Rilis Pernyataan Resmi

Ada Tendangan Kungfu pada Laga PSIM Vs Persis, PSSI Pers Rilis Pernyataan Resmi

Liga Indonesia
Menjaga Ekssistensi Komunitas di Seri ke-4 Trial Game Asphalt 2019

Menjaga Ekssistensi Komunitas di Seri ke-4 Trial Game Asphalt 2019

Olahraga
Berbeda dengan Juventus, Patrice Evra Sebut di Man United Bak Liburan

Berbeda dengan Juventus, Patrice Evra Sebut di Man United Bak Liburan

Liga Inggris
Klasemen Liga 1, Bali United 'Kedinginan' di Puncak Klasemen

Klasemen Liga 1, Bali United "Kedinginan" di Puncak Klasemen

Jadwal dan Klasemen
Klasemen Piala AFF Futsal 2019, Indonesia Peringkat Ke-2, Malaysia Juru Kunci

Klasemen Piala AFF Futsal 2019, Indonesia Peringkat Ke-2, Malaysia Juru Kunci

Jadwal dan Klasemen
Galatasaray Vs Real Madrid, Perjalanan Pertemuan Kedua Tim

Galatasaray Vs Real Madrid, Perjalanan Pertemuan Kedua Tim

Liga Champions
Inter Milan Vs Dortmund, 4 Pemain Tak Tergantikan di Era Antonio Conte

Inter Milan Vs Dortmund, 4 Pemain Tak Tergantikan di Era Antonio Conte

Liga Champions
Hasil Barito Putera Vs PSIS, Laskar Antasari Taklukkan Mahesa Jenar

Hasil Barito Putera Vs PSIS, Laskar Antasari Taklukkan Mahesa Jenar

Liga Indonesia
Cristiano Ronaldo Pasang Badan Atas Kritikan pada Dybala dan Higuain

Cristiano Ronaldo Pasang Badan Atas Kritikan pada Dybala dan Higuain

Liga Italia
Belum Ada Target KO dari Dua Petinju Indonesia Ini

Belum Ada Target KO dari Dua Petinju Indonesia Ini

Olahraga
Bali United Vs Badak Lampung, Diwarnai Kartu Merah, Serdadu Tridatu Menang Telak

Bali United Vs Badak Lampung, Diwarnai Kartu Merah, Serdadu Tridatu Menang Telak

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X