Kompas.com - 05/06/2016, 09:18 WIB
Petinju Daud Yordan dengan dibimbing pelatih Craig Christian mengadakan latihan terbuka di Hotel Veranda, Jakarta, Selasa (17/5/2016). SEPTIAN TAMBUNAN/JUARA.NET Petinju Daud Yordan dengan dibimbing pelatih Craig Christian mengadakan latihan terbuka di Hotel Veranda, Jakarta, Selasa (17/5/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

MONTEVIDEO, KOMPAS.com - Juara kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik asal Indonesia, Daud Yordan, berhasil memenangi pertarungan melawan petinju Argentina, Cristian Rafael Coria, di di Radisson Victoria Plaza, Montevideo, Uruguay, Sabtu (4/6/2016).

Daud Yordan berhasil memenangi pertarungan tersebut dengan angka mutlak (97-92,96-93, dan 97-92).

Pada ronde pertama, begitu bel dibunyikan Daud Yordan langsung menekan lawannya dengan melancarkan pukulan jab tangan kirinya, sementara itu Coria terlihat menjaga jarak dan lebih banyak menunggu Daud melancarkan pukulan baru melancarkan serangan.

Pada akhir ronde pertama ini Daud Yordan sempat terjatuh karena terkena pukulan hook kiri petinju Argentina tersebut. Tetapi, hal itu tidak memengaruhi semangat dan mental bertarung Daud Yordan.

Setelah itu, pada ronde kedua, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan, 10 Juni 1987 tersebut tetap dengan pola permainan menekan lawannya dan itu berlangsung sepanjang pertarungan. Bahkan, pada ronde ini, dua kali pukulan hook Daud Yordan bersang di wajah Coria.

Ronde ketiga juga lebih banyak didominasi Daud Yordan dengan pukulan kombinasi baik hook, straight, maupun upper cut tetapi tidak sampai menggoyahkan pertahanan Coria yang lebih banyak melakukan rangkulan begitu mendapat pukulan.

Pada ronde keempat juga masih didominasi Daud Yordan kemudian pada ronde kelima seperti halnya ronde-ronde sebelumnya, Coria terlihat lebih mengandalkan pukulan balasan atau counter attack begitu Daud Yordan melancarkan pukulan.

Pada ronde ketujuh, petinju Argentina sempat terjatuh karena terpeleset, sedangkan pada ronde berikutnya terlihat stamina kedua petinju mulai menurun dan pukulan yang dilancarkan menjadi tidak begitu keras.

Dengan kemenangan ini maka petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut memiliki rekor bertarung 36 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah. Kemenangan ini membuka peluang bagi Daud Yordan untuk menantang juara dunia kelas ringan WBA.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X