Kompas.com - 06/04/2016, 22:15 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), merayakan kemenangannya di atas podium Autodromo Termas de Rio Hondo setelah finis di urutan pertama pada balapan GP Argentina, Minggu (3/4/2016). Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (kiri), finis di urutan kedua. JUAN MABROMATA/AFP PHOTOPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), merayakan kemenangannya di atas podium Autodromo Termas de Rio Hondo setelah finis di urutan pertama pada balapan GP Argentina, Minggu (3/4/2016). Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (kiri), finis di urutan kedua.
EditorPipit Puspita Rini

Setelah lolos ujian dengan nilai terbaik di Argentina, Marquez akan bersaing di Sirkuit Americas, Austin, 8-10 April. Kondisi sirkut di Austin akan sangat berbeda dengan di Argentina.

Salah satu anggota tim Marquez mengatakan bahwa mereka berpotensi mengalami kesulitan terutama di tikungan terakhir dan lintasan lurus utama Sirkuit Americas.

Balapan GP Argentina mewajibkan pebalap melakukan flag-to-flag atau berganti motor di tengah balapan karena alasan keselematan berkaitan dengan ban belakang Michelin.

Pada sesi latihan bebas keempat, Sabtu (2/4/2016), ban belakang Scott Redding (Octo Pramac), mengalami kerusakan ketika melaju cepat.

Dengan pertimbangan tersebut, flag to flag diwajibkan saat balapan. Jumlah putaran balapan pun dikurangi, dari 25 menjadi 20 lap.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X