Kompas.com - 22/03/2016, 11:58 WIB
Pebalap muda Indonesia, Gerry Salim mengangkat trofi usai memenagi race pertama Asia Talent Cup 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (19/3/2016). asiatalentcup.comPebalap muda Indonesia, Gerry Salim mengangkat trofi usai memenagi race pertama Asia Talent Cup 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (19/3/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengapresiasi kemenangan dua pebalap Indonesia, Gerry Salim dan Andi Gilang, di Qatar akhir pekan ini. Diharapkan, keduanya bisa terus unjuk gigi saat Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP.

Gerry menempati posisi pertama pada balapan pertama Seri II Asia Talent Cup (ATC) 2016 di Sirkuit Losail, Sabtu (19/3/2016). Adapun Andi Gilang ambil giliran naik podium pada balapan kedua, Minggu (20/3/2016).

Kemenangan ini mengokohkan Gerry Salim di posisi puncak klasemen sementara. Andi Gilang mengekor di posisi kelima, sedangkan pebalap Indonesia lainnya, Irfan Ardiansyah, peringkat kesembilan.

Menurut Menpora, Gerry dan Andi tidak boleh puas dengan prestasi saat ini.

"Saya ikut merasa bangga atas prestasi ini, Selamat kepada Gerry Salim dan Andi Farid. Semoga, prestasi yang sudah dicapai ini dapat ditingkatkan ke jenjang balap. yang lebih tinggi," kata Imam, Senin (21/3/2016) malam.

Imbauan Imam bukan tanpa alasan. Indonesia tengah berjuang untuk menggelar MotoGP 2017, 2018, dan 2019. Dia berharap agar Indonesia tidak cuma menjadi panggung untuk pebalap asing.

“Talenta-talenta yang ada ini diharapkan bisa menjadi local hero saat Indonesia menjadi tuan rumah Moto GP. Kita harus dukung mereka semua untuk bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait tuan rumah MotoGP, pemerintah masih melakukan negosiasi dengan Dorna Sports sebagai pemegang hak siar MotoGP. Sirkuit Sentul yang digadang-gadang sebagai venue, telah ditolak oleh Presiden Joko Widodo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

Sports
Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X