Kompas.com - 21/03/2016, 01:48 WIB
Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Jorge Lorenzo, memacu motornya pada tes pramusim MotoGP 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Jumat (4/3/2016). MOTOGP.COMPebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Jorge Lorenzo, memacu motornya pada tes pramusim MotoGP 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Jumat (4/3/2016).
EditorPipit Puspita Rini
DOHA, KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, mengawali misi mempertahankan gelar juara dunianya dengan menjadi pemenang pada seri perdana MotoGP 2016 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (20/3/2016).
Lorenzo mengawali balapan dengan baik dari pole position dan langsung memimpin balapan. Namun, pada akhir lap pertama, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso berhasil melewatinya.

Memasuki lap kedua dari 22 putaran balapan, lima pebalap di depan mulai menjauh. Iannone, Dovizioso, Lorenzo, Valentino Rossi, dan Marc Marquez mulai meninggalkan Dani Pedrosa dan Maverick Vinales.

Marquez berhasil melewati Rossi untuk mendapatkan posisi keempat di tikungan 6 pada lap ketiga. Di depan, Iannone dan Dovizioso bersaing ketat.

Pada awal lap keenam, Dovizioso berhasil melewati Iannone, tetapi hanya untuk sesaat. Iannone kembali memimpin balapan.

Dovizioso kembali melewati Iannone di tikungan 5. Iannone berusaha mengambil kembali tempatnya, tetapi terjatuh di tikungan 13. Balapan rider Italia tersebut berakhir.
Tahun lalu, Iannone meraih podium MotoGP pertamanya setelah finis di urutan ketiga GP Qatar. Tahun lalu merupakan musim perdananya membalap bersama tim pabrikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empat pebalap di depan makin meperlebar jarak. Mereka unggul 1,7 detik dari Pedrosa yang berada di urutan kelima.

Cal Crutclow (LCR Honda) jadi pebalap kedua yang harus mengakhiri balapan lebih awal. Pebalap Inggris tersebut terjatuh di tikungan 4 lap ketujuh.

Pada lap kesembilan, Lorenzo kembali memimpin balapan setelah melewati Dovizioso di tikungan 4. Balapan masih menyisakan 14 lap.

Lorenzo beberapa kali mencoba membuka jarak, tetapi Dovizioso, Marquez, dan Rossi terus menempel.

Balapan kembali memakan korban. Kali ini, Stefan Bradl (Aprilia) yang harus berhenti ketika balapan berjalan setengahnya.

Marquez beberapa kali berhasil melewati Dovizioso saat memasuki tikungan, tetapi selalu terkejar di lintasan lurus. Marquez pernah mengatakan bahwa salah satu masalah terbesar Honda RC213V-nya adalah ketika keluar dari tikungan.

Marquez terus menempel Dovizioso. Pebalap Spanyol tersebut punya keuntungan karena memakai ban depan berkompon hard, sementara Dovizioso memakai ban depan soft.

Marquez akhirnya berhasil melewati Dovizioso ketika balapan tersisa tiga putaran.

Di depan, Lorenzo yang membalap sendiri mencatat putaran dalam 1 menit 54,9 detik. Dia lebih cepat 0,8 detik dibanding pebalap lainnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X