Kompas.com - 12/03/2016, 22:38 WIB
EditorPipit Puspita Rini
BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus babak final All England 2016 di Barclaycard Arena, Birmingham, 8-13 Maret.

Praveen/Debby untuk kali pertama berhasil menembus partai final turnamen tertua tersebut setelah menundukkan pasangan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, 21-19, 21-16 dalam 47 menit, Sabtu (12/3/2016).

"Kami bangga bisa maju ke final, apalagi kami tinggal satu-satunya wakil Indonesia. Tetapi, ini belum selesai. Besok kami harus main lebih bagus. Hari ini kami mainnya sama saja dengan kemarin, tetapi kami memang lebih enjoy," ujar Debby.

Praveen/Debby sempat tertinggal dalam pengumpulan poin pada gim pertama. Namun, mereka berhasil mengejar pada pertengahan.

Setelah bertahan dengan skor imbang hingga 19-19, mereka akhirnya bisa memenangi gim pertama.

Pada gim kedua, mereka mengendalikan permainan. Persaingan ketat hanya terjadi pada awal gim hingga Praveen/Debby berhasil lepas dan akhirnya memenangi pertandingan.

"Dari gim pertama sampai kedua, kami terus dapat feel-nya. Main semakin enak dan komunikasi juga bagus. Setiap kali lawan mulai bagus, kami harus makin banyak komunikasi, biar bisa main bagus dan cari solusi di lapangan," kata Praveen.

Bagi Praveen/Debby, ini merupakan kemenangan pertama mereka dari delapan kali bertemu Zhang/Zhao.

"Pertemuan sebelumnya menjadi bekal buat kami. Berapa kali pun ketemu dan berapa kali pun kalah, ketika masuk ke lapangan sebenarnya kami punya kans yang sama. Yang pasti, kemenangan ini menambah kepercayaan diri kami," ujar Debby.

Zhang/Zhao merupakan pemain nomor satu dunia. Mereka datang ke All England tahun ini dengan status sebagai unggulan pertama sekaligus juara bertahan.

"Mereka merupakan pemain top. Sudah lebih pengalaman dan bisa mengatasi situasi. Saya rasa mereka tidak ada ketegangan di lapangan, hanya kami memang lebih enjoy," ungkap Praveen.

Pada partai final, Praveen/Debby akan menghadapi Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Pasangan Denmark tersebut melaju ke final setelah menundukkan wakil tuan rumah, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, 21-13, 22-20.

Kompas TV Owi/Butet Tersingkir di Perempat Final All England 2016
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Liga Indonesia
UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

Sports
Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Liga Indonesia
Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Sports
Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pernyataan Resmi FIFA: Tragedi Kanjuruhan Hari Kelam Sepak Bola Dunia

Pernyataan Resmi FIFA: Tragedi Kanjuruhan Hari Kelam Sepak Bola Dunia

Liga Indonesia
Tanda Duka Mendalam, Aremania Gelar Tabur Bunga di Monumen Singa Tegar

Tanda Duka Mendalam, Aremania Gelar Tabur Bunga di Monumen Singa Tegar

Liga Indonesia
Klasemen MotoGP Usai GP Thailand: Persaingan Memanas, Quartararo-Bagnaia Terpaut 2 Poin

Klasemen MotoGP Usai GP Thailand: Persaingan Memanas, Quartararo-Bagnaia Terpaut 2 Poin

Motogp
Hasil MotoGP Thailand 2022: Marquez Gagal Podium, Si Penakluk Mandalika Miguel Oliveira Menang!

Hasil MotoGP Thailand 2022: Marquez Gagal Podium, Si Penakluk Mandalika Miguel Oliveira Menang!

Sports
Imbas Kerusuhan Kanjuruhan: Liga 1 Dihentikan, Liga 2 dan Liga 3 Tetap Jalan

Imbas Kerusuhan Kanjuruhan: Liga 1 Dihentikan, Liga 2 dan Liga 3 Tetap Jalan

Liga Indonesia
Instruksi Presiden Jokowi untuk Kerusuhan Kanjuruhan: Investigasi Cepat, Harus Ada Tanggung Jawab

Instruksi Presiden Jokowi untuk Kerusuhan Kanjuruhan: Investigasi Cepat, Harus Ada Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Dunia, Barcelona dan Tim MotoGP Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Dunia, Barcelona dan Tim MotoGP Ikut Berduka

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.