Insiden Rossi-Marquez Dianggap Meracuni Ajang MotoGP

Kompas.com - 31/10/2015, 00:40 WIB
Insiden sengit Rossi dan Marquez di seri MotoGP Sepang, Malaysia, Minggu (25/10/2015) dok.MotoGPInsiden sengit Rossi dan Marquez di seri MotoGP Sepang, Malaysia, Minggu (25/10/2015)
EditorTjahjo Sasongko

PARIS, KOMPAS.com — Presiden Federation of International Motorcycling (FIM), Vito Ippolito, menyebutkan, perselisihan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di GP Malaysia telah meracuni olahraga balap motor.

Dalam sebuah surat terbuka, Ippolito menyebut pertikaian tersebut kemudian diperbesar dengan banyaknya pihak yang ikut campur. Mereka yang bertikai ini kemudian terlibat dalam polemik tentang kejadian ataupun keputusan yang kemudian diambil.

Akibat kejadian ini, Rossi dijatuhi hukuman akan memulai lomba di belakang grid pada lomba seri terakhir yang akan berlangsung di Valencia pada Minggu (8/11/2015).

"Kejadian ini telah membawa kita menjauh dari tradisi terhadap kebanggaan dan sikap sportif yang menjadi bagian dari warisan balap motor," kata Ippolito.

Ippolito kemudian mendesak  para pebalap, tim, pabrikan, dan sponsor untuk tidak hanya mengikuti peraturan, tetapi juga mematuhi keputusan resmi. "Jika tidak, mereka justru akan membuat situasi tak terkendali," tulis Ippolito.

Ippolito yang berasal dari Venezuela itu kemudian juga mendesak para pebalap agar mau bersaing dengan benar dan jujur dan menghargai semangat fair play dalam lomba sesi terakhir di Valencia pada 8 November.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Crash.net
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X