Kompas.com - 17/10/2015, 01:38 WIB
EditorTjahjo Sasongko

TAIPEI, Kompas.com - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memastikan satu tempat di babak semifinal ganda putra Chinese Taipei Open Grand Prix 2015 usai memenangkan pertandingan lawan tuan rumah, Lee Jhe-Huei/Lee Yang, 21-18, 21-19.

Penampilan ganda putra Indonesia ini begitu meyakinkan di awal game pertama dengan unggul hingga 8-2. Marcus/Kevin semakin tak terbendung setelah melewati interval gim pertama dengan keunggulan 11-7. Akan tetapi saat lawan menyusul dan menyamakan kedudukan 16-16, pertahanan Marcus/Kevin kerap dijebol oleh Lee/Lee.

Untungnya pasangan peraih medali perak SEA Games Singapura 2015 ini mampu tampil konsisten dan tak terpancing permainan lawan dan akhirnya mengamankan gim pertama.

Gim kedua berlangsung lebih sengit. Lee/Lee bahkan sempat membuat Marcus/Kevin berlari  mengejar bola yang jatuh di area pertahanan mereka. Kedudukan semakin menegangkan saat pasangan Taiwan ini balik unggul 19-18. Namun Marcus/Kevin tak mau gim ketiga dimainkan, mereka pun langsung menekan dan menyerang lawan dengan smash-smash menukik hingga akhirnya menang dua gim langsung.

“Saya banyak melakukan kesalahan sendiri di depan net. Ini menjadi bahan evaluasi penampilan kami selanjutnya. Kami harus bermain lebih safe dan jangan banyak mati sendiri. Kami juga tak boleh terburu-buru,” Kevin menjelaskan penampilannya.

“Shuttlecock yang digunakan di turnamen ini agak berat dan kami harus menyesuaikan. Lawan hari ini cukup bagus, mereka punya pukulan-pukulan yang kencang dan mereka suka bermain no lob,” tambah Marcus.

Marcus/Kevin merupakan satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putra. Diunggulkan di tempat pertama, pasangan rangking 22 dunia ini mengincar gelar juara. Sedangkan dua ganda putra lainnya, Rian Agung Saputro/Berry Angriawan dan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian sudah terhenti di babak pertama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Liga Indonesia
UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

Sports
Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Liga Indonesia
Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Sports
Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.