Kompas.com - 14/10/2015, 06:09 WIB
Daud 'Cino' Yordan berhasil  berhasil menyabet gelar Juara Dunia Kelas Ringan 61,2 Kg Asia Pasifik versi World Boxing Organization (WBO) usai mengalahkan petinju asal Filipina Ronald Pontillas di ronde ke-5 (20/12/2014)

KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanDaud 'Cino' Yordan berhasil berhasil menyabet gelar Juara Dunia Kelas Ringan 61,2 Kg Asia Pasifik versi World Boxing Organization (WBO) usai mengalahkan petinju asal Filipina Ronald Pontillas di ronde ke-5 (20/12/2014)
|
EditorTjahjo Sasongko
KOMPAS.com - Petinju Indonesia, Daud Yordan, membeberkan alasan mengenai ditundanya pertarungan perebutan gelar juara tinju kelas ringan WBO Asia Pasifik melawan Josh King (Australia) yang seharusnya digelar di Bali, pada 8 November 2015.

"Sebenarnya penundaan itu terjadi karena terdapat alasan non-teknis yang berasal dari pihak Josh King. Atas dasar itulah, WBO akhirnya kembali menyusun rencana pertandingan pada Desember. Tempat penyelenggaraan pun masih bisa berubah," kata Daud kepada KOMPAS.com, Selasa (13/10/2015) malam WIB.

Selain mengalami perubahan jadwal pertandingan dan tempat, lawan yang akan dihadapi oleh Daud juga berbeda. Daud mengatakan, ada dua petinju yang menjadi calon lawannya pada Desember nanti.

"Ada dua petinju yang menjadi calon lawan saya, yang satu berasal dari Amerika Latin, satu lagi dari Asia. Akan tetapi, masih belum dipastikan, kami masih harus melihat ranking mereka dulu di WBO," tutur Daud.

Kendati demikian, Daud menyatakan tidak terganggu dengan adanya perubahan tersebut. Ia tetap bersikap optimistis jelang pertandingan mendatang.

"Siapa pun lawan yang akan dihadapi, persiapan tidak berubah. Justru waktu untuk mempersiapkannya menjadi lebih panjang. Peluang untuk menang dan kalah sama besarnya," ucap petinju berusia 28 tahun tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Badminton
Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Sports
Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X