Kompas.com - 07/10/2015, 15:15 WIB
EditorPipit Puspita Rini
MOTEGI, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo memastikan bahwa dia akan membalap dengan tanpa masalah di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan ini. Lorenzo mengalami cedera bahu kiri akibat kecelakaan saat latihan dengan minibike, Sabtu (3/10/2015).

"Seperti yang mungkin kalian dengar, saya mendapat cedera ringan saat berlatih, tetapi saya baik-baik saja. Saya hanya merasakan sedikit sakit pada bahu kiri, dan saya akan membalap dengan tanpa masalah di Motegi," jelas Lorenzo kepada wartawan seperti dilansir Crash.net.

Lorenzo datang ke Motegi dengan posisi tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen yang juga rekan satu timnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Pada seri sebelumnya di Sirkuit MotorLand Aragon, akhir September, Lorenzo berhasil finis pertama. Dia bangkit setelah pada seri sebelumnya di Sirkuit Misano, San Marino, gagal finis akibat kecelakaan.

"Saya masih merasa luar biasa setelah hasil di Aragon. Itu merupakan kemenangan yang menyenangkan di depan para pendukung. Kami juga memastikan meraih gelar Juara Dunia Tim untuk Movistar Yamaha," aku pebalap 28 tahun tersebut.

Lorenzo punya sejarah bagus di Sirkuit Motegi. Dia selalu keluar sebagai juara dalam dua balapan terakhir di sirkuit sepanjang 4,8 kilometer ini.

"Motegi merupakan sirkuit dengan tipe stop and go, dan karena alasan tertentu saya bisa membalap dengan sangat baik pada balapan-balapan sebelumnya, meskipun mungkin sirkuit ini lebih cocok untuk rival kami," aku Lorenzo.

Lorenzo bukanlah satu-satunya yang mendapat cedera jelang balapan di Jepang. Rossi terjatuh cukup keras saat menjalani uji coba ban Michelin di Aragon pada Senin (28/9/2015).

Beberapa hari sebelum kecelakaan Lorenzo, Marc Marquez (Repsol Honda) harus menjalani operasi untuk menyembuhkan cedera pada jari kelingking tangan kiri akibat terjatuh saat berlatih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Crash
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Liga Indonesia
UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

Sports
Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Liga Indonesia
Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Malam Pilu di Kanjuruhan: Bukan Sekadar Tragedi Sepak Bola, Harus Ada Tindakan Tegas

Sports
Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Duka Mendalam Persib terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.